Triwulan I/2019, Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Tumbuh Paling Tinggi

Oleh : Ridwan | Minggu, 12 Mei 2019 - 13:10 WIB

Produk Tekstil (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Produk Tekstil (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri tekstil dan pakaian jadi menorehkan kinerja yang gemilang pada triwulan I tahun 2019. Sepanjang tiga bulan tersebut, pertumbuhan industri tekstil dan pakaian jadi tercatat paling tinggi dengan mencapai 18,98 persen. 

Jumlahnya naik signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu di angka 7,46 persen dan juga meningkat dari perolehan selama 2018 sebesar 8,73 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pun menunjukkan, produksi industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada kuartal I-2019 naik 4,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Kenaikan produksi IBS tersebut, ditopang oleh produksi sektor industri pakaian jadi yang meroket hingga 29,19 persen karena melimpahnya order, terutama dari pasar ekspor.

"Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan salah satu sektor andalan karena memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Apalagi, industri TPT sebagai sektor yang tergolong padat karya dan berorientasi ekspor," kata Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kementerian Perindustrian, Muhdori di Jakarta, Minggu (12/5).

Menurut Muhdori, pertumbuhan tinggi yang terjadi pada industri TPT, terutama disebabkan adanya investasi yang cukup besar di sektor hulu khususnya produsen rayon. 

Ini terlihat dari beroperasinya PT Asia Pacific Rayon (APR) di Riau pada akhir tahun 2018, dengan investasi Rp11 triliun. Pabrik ini menambah kapasitas produksi sebesar 240 ribu ton per tahun, yang setengahnya diorientasikan untuk keperluan pasar ekspor.

"Itu yang menyebabkan peningkatan dari sisi ekspor. Selain itu, supply dari hulu yang meningkat, juga mendorong kinerja ke industri hilir dan antara sehingga secara komulatif industrinya semakin bergairah. Ini ditandai dengan ekspor TPT yang naik 1,1 persen pada triwulan I tahun ini," paparnya. 

Kemudian, dengan adanya kebijakan pengendalian terhadap impor yang dilakukan oleh pemerintah sejak Februari 2017, juga berdampak positif terhadap penurunan impor yang mencapai 2,1 persen pada triwulan I-2019. 

"Penurunan impor juga berdampak pada surplus neraca perdagangan yang ikut naik," imbuhnya. 

Lebih lanjut, peningkatan produktivitas industri TPT juga ditunjang melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi yang dilakukan oleh Kemenperin. Program ini menciptakan SDM industri yang kompeten dan produktif. Bahkan, didorong pula adanya momentum pemilihan umum beberapa waktu lalu, yang sebagian pelaku industri TPT memproduksi atribut untuk kampanye.

Muhdori menyakini bahwa konsumsi TPT akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perubahan gaya hidup.

"Dalam memanfaatkan peluang ini, pelaku industri TPT nasional harus bekerja keras meningkatkan produktivitas, kualitas dan efisiensi melalui penerapan teknologi yang lebih modern sesuai dengan era digital," tutur Muhdori.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Sabtu, 29 Februari 2020 - 17:15 WIB

Dongkrak Daya Saing, Menperin Siap Kawal Penurunan Harga Gas Industri

"Harga gas industri memang harus kompetitif. Tentunya, dengan penurunan harga gas industri, akan menopang daya saing dan produktivitas di sektor industri nasional menjadi semakin baik,"

Ceo Soft Bank (images The Straits Time)

Sabtu, 29 Februari 2020 - 17:00 WIB

Ibukota Baru Butuh Rp 466 triliun, CEO SoftBank Masayoshi Son Meluncur Ke Istana

CEO SoftBank Masayoshi Son mengatakan bahwa ibu kota baru Indonesia akan menjadi ibu kota pertama di abad ke-21 dengan banyak sentuhan teknologi baru. Masayoshi meyakini ibu kota baru nantinya…

Utama Karya Pastikan Truk Odol yang Melintas di Ruas Tolnya akan Dirazia

Sabtu, 29 Februari 2020 - 16:00 WIB

Hutama Karya Razia Truk ODOL yang Melintas di Ruas Tolnya

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) akan terus melakukan operasi ataskendaraan bermuatan lebih yang masuk kedalam kategori Over Dimension dan Over Load (ODOL).

Simulasi Pasien Corona di RSUP dr Kariadi Semarang

Sabtu, 29 Februari 2020 - 15:11 WIB

Terdapat 136 Pasien Suspect Virus Corona di Indonesia, 35 Pasien Dirawat di Jakarta

Sebaran pasien terduga suspect virus corona di indonesia yang dirawat selain di Jakarta teraebar juga di 22 provinsi, antara lain: Bali 21 orang, Jateng 13 Orang, Kepri 11 orang, Jabar 9 orang,…

Survei Lapangan Ibu Kota Baru

Sabtu, 29 Februari 2020 - 15:06 WIB

Bertemu Jokowi Soal Ibu Kota Baru, Ini Kata Tony Blair...

Presiden Joko Widodo menerima kedatangan delegasi Tony Blair Institute for Global Change yang dipimpin langsung oleh Tony Blair di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 28 Februari 2020. Dalam…