Raja Luat Sipirok Ingatkan YEL untuk Hentikan Hoaks PLTA Batangtoru

Oleh : Wiyanto | Minggu, 05 Mei 2019 - 14:28 WIB

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan
Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

INDUSTRY.co.id - 

Medan -

Raja Luat Sipirok gelar Sutan Parlindungan Suangkupon, Edward Siregar, meminta Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) untuk berhenti menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, Tapanuli Selatan. Lembaga itu disarankan membuka diri untuk berdialog dan mencari sumber informasi yang benar.

Pernyataan itu disampaikan Edward kepada wartawan di Sipirok, Tapanuli Selatan, Kamis (2/5/2019).

"Jangan lagi disebarkan informasi yang salah. Kalau tidak setuju, mari berdialog. Bertemu dengan masyarakat sini. Kita selalu terbuka. Datanglah. Jumpai kami di sini. Tapi jangan menyebarkan informasi yang salah," kata Edward Siregar yang berbicara didampingi tokoh adat Tawari Siregar gelar Mangaraja Tenggar.

Sebelumnya Manager Harian Program Batangtoru YEL Burhanuddin dalam keterangan di media menyatakan, pembangunan PLTA Batangtoru dengan pembukaan jalan pembangunan bendungan dapat mengakibatkan koridor atau perlintasan spesies langka orang utan dari blok Barat ke blok Timur dan blok Selatan terputus.

Padahal koridor itu sudah terputus secara alami karena sungai Batangtoru yang lebar. Justru saat ini PLTA saat ini berupaya membangun beberapa koridor dan sangat menjaga satu kanopi hutan yang dapat menghubungkan blok barat dan blok timur. Juntaian dahan pohon itu berada di Dusun Sitandiang, Desa Bulu Mario, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan.

Pesan Raja Luat itu juga dimaksudkan kepada Onrizal, pengajar Universitas Sumatera Utara (USU) yang dalam pernyataannya di media menyatakan, sebagai efek operasional PLTA, maka air sungai Batangtoru yang biasa mengalir selama 24 jam, akan mengalir selama enam jam saja. Padahal sebetulnya sungai tetap mengalir selama 24 jam.

Mereka yang menolak PLTA itu, diduga mendapatkan pasokan data yang salah dari salah satu lembaga. Hasil riset yang keliru itu sudah dicabut oleh lembaga yang bersangkutan karena faktanya bersalahan, namun informasi yang keliru itu justru dipakai secara terus-menerus oleh para lembaga ini.

Tawari Siregar menyatakan, dua pihak yang berbeda pendapat terbuka lebar peluang duduk bersama untuk menyatukan persepsi tentang pembangunan proyek strategis nasional ini. Pengelola PLTA pun bersedia berdiskusi dan mengkaji berbagai aspek secara ilmiah. Jadi titik temunya ada.

"Pembangunan pembangkit listrik ini bukan untuk masyarakat Sipirok saja, atau Tapanuli Selatan saja, tapi untuk Indonesia. Manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat, hanya saja kebetulan dibangun di Sipirok ini. Sudahlah. Mari kita bersama untuk Indonesia ini," ujar Tawari Siregar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Let Jen Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Penanganan Cofid 19

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:08 WIB

Ketua Gugas Cofid 19 Sampaikan Akan Buka 9 Sektor Ekonomi di 102 Kab/Kota

Pemerintah telah memulai tahapan rencana pembukaan sembilan sektor ekonomi dan penetapan 102 Kabupaten/Kota untuk pelaksanaan program masyarakat produktif dan aman Covid-19. Kesembilan sektor…

Blibli Dukung Industri Pariwisata Memasuki New Normal Melalui Teknologi

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:05 WIB

Blibli Dukung Industri Pariwisata Memasuki New Normal Melalui Teknologi

Sejak COVID-19 merebak di Indonesia, Blibli telah menjalankan berbagai inisiatif untuk menopang beragam industri di tanah air agar pelaku usaha dapat mempertahankan laju bisnis mereka. Memasuki…

Musisi Ote Abadi ( kiri), Profesor Djoko gunawan (akademisi), Gus Nuh (Pelukis), Al Hakim Al Hadhy, SSR,ME (akademisi) dan Koko (GSUI)

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:03 WIB

Lewat GSUI, Pelukis, Musisi dan Akademisi Sumbang Karya Demi Atasi Dampak Pandemi Cofid19

Semakin hari dampak pandemi Cofid19 semakin dirasakan oleh masyarakat. Banyak yang kehilangan penghasilan karena harus mengalami PHK, banyak juga yang penghasilannya berkurang jauh karena bekerja…

Taufik Hidayat, Direktur Utama PT. PP Properti Tbk (Dok. Industry)

Jumat, 05 Juni 2020 - 11:49 WIB

PP Properti Sisihkan Rp34,2 Miliar dari Laba Bersih 2019 untuk Dividen

PT PP Properti Tbk (PPRO), pengembang properti terkemuka di Indonesia, telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2019 pada Rabu (03/06/2020) di Plaza PP,…

Viral kisah cinta petugas PPSU DKI Jakarta dengan bule cantik asal Austria. Foto: instagram @awanzha_arzum/walipop.detikcom

Jumat, 05 Juni 2020 - 11:31 WIB

Bule Cantik Dinikahi Petugas Kebersihan DKI Jakarta

Jakarta- Kisah cinta beda negara antara petugas PPSU (Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum) DKI Jakarta dengan seorang bule cantik ini benar benar terjadi.