Presiden Pilihan Yenni Ermella Harus Arif Santun dan Bijaksana

Oleh : Herry Barus | Minggu, 14 April 2019 - 21:00 WIB

Yenni Ermella (Foto Dok Industry.co.id)
Yenni Ermella (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sangat sederhana apa yang diinginkan Yenni Ermella terkait pilihan pimpinan tertinggi di Indonesia yang akan datang. Seperti kita ketahui bersama pada 17 April 2019, seluruh masyarakat akan berpartisipasi pada Pemilu termasuk di dalamnya adalah Pilpres.

Bintang iklan Yenni Ermella saat dihubungi Redaksi, Minggu (14/4/2019) punya kriteria Presiden pilihannya, “Saya berharap presiden yang arif, santun dan bijaksana. Tentu harus sangat menghormati Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.”

Kesadaran dan kemauan masyarakat menggunakan hak pilih bukan hanya penting, melainkan juga sangat diharapkan. Kesadaran menggunakan pilih itu, mau tak mau, patut untuk dikaitkan dengan tantangan riel yang sedang dihadapi bangsa dan negara dewasa ini. Sebab, bagaimana cara dan strategi menghadapi tantangan itu akan memengaruhi masa depan bangsa. 

Foto model di iklan properti dalan akan melakukan pencoblosan di Jakarta Barat ini juga sependapat dengan ajakan Capres Jokowi dan Capres Prabowo Subianto yang menyatakan tanggal 17 April seluruh masyarakat datang ke TPS untuk melaksanakan Pemilu 2019.

“Jangan sampai Golput karena Pemilu ini menentukan kemajuan bangsa Indonesia masa depan. Saya ingin Negara ini tentram, nyaman dan selalu optimis,”ujar Yenni yang telah menentukan pilihannya, kepada Capres nomor 1, Jokowi.

Sementara itu artis dangdut Via Vallen mengajak masyarakat Kota Metro, Lampung untuk memilih Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

"Kita pilih yang pasti saja. Ayo kita coblos Jokowi-Ma'ruf Amin pada 17 April 2019 mendatang," kata Via Vallen, saat deklarasi Pendukung Jokowi (Pujo) Kota Metro, di Lapangan Hadimulyo Barat, Jumat (12/4/2019)

Dia menuturkan, dulu waktu Pilpres 2014 dirinya memilih Prabowo, lantaran Prabowo merupakan sosok yang tegas dan dinilainya cocok memimpin Indonesia.

"Pak Jokowi bertarung dengan Pak Prabowo kan dua kali. Tahun 2014 dan sekarang. Dulu saya milih Pak Prabowo karena saya berpikir Pak Prabowo orangnya tegas. Tapi sekarang saya pilih Pak Jokowi," katanya lagi.

Dikatakannya, alasan dirinya memilih Capres Jokowi adalah kinerjanya selama lima tahun memimpin Indonesia yang bagus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Taman Impian Jaya Ancol (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 20 Juni 2019 - 12:00 WIB

Enam Aktivitas Seru Masuk Taman Impian Jaya Ancol Gratis

Dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta ke-492, Ancol Taman Impian turut merayakan dengan memberlakukan masuk Ancol gratis khusus pada 21 Juni 2019. Kebijakan ini merupakan salah satu yang rutin…

Mentan Amran Sulaiman di Kebupaten Garut

Kamis, 20 Juni 2019 - 11:32 WIB

Indonesia Mencatat Surplus Perdagangan Pertanian Dengan Eropa

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui berbagai unit kerjanya terus melakukan berbagai upaya peningkatan produksi. Upaya itu antara lain dengan membuat program kerja dan trobosan…

OYO Hotels & Homes

Kamis, 20 Juni 2019 - 10:30 WIB

Selama Ramadhan dan Libur Lebaran, OYO Catat Kenaikan Pesanan di Bandung Capai 540 Persen

Tercatat, selama Ramadan dan libur Lebaran 2019, OYO mengalami kenaikan pemesanan di Bandung mencapai 540% dibanding libur Natal dan Tahun Baru 2018.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Kamis, 20 Juni 2019 - 10:03 WIB

Inilah Program Kerja Ditjen IKMA Kemenperin Bawa IKM Nasional Naik Kelas

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha dan calon wirausaha Industri Kecil dan Menengah…

BCA Mobile (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 20 Juni 2019 - 10:00 WIB

BCA-Digitaraya Umumkan Delapan Startup Terpilih Program SYNRGY Accelerator

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai institusi perbankan swasta terbesar di Indonesia terus berinovasi menerapkan transformasi digital untuk turut memajukan ranah ekonomi digital di Indonesia.…