Sepinya Wisatawan Penyebab Lesunya Bisnis Hotel di Puncak Jabar

Oleh : Herry Barus | Minggu, 13 Januari 2019 - 07:00 WIB

Hotel puncak-Foto IST
Hotel puncak-Foto IST

INDUSTRY.co.id - Cianjur  - Kunjungan wisatawan ke Puncak-Cianjur, Jawa Barat, terus menurun sehingga sejumlah hotel di kawasan Cipanas terancam gulung tikar.

Dampaknya Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak berkurang meskipun target Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) melampaui target. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Penagihan BPPD Cianjur, Hendra Wira Wiharja di Cianjur Jumat (10/1/2019)

Ia menjelaskan gulung tikarnya sejumlah hotel berbintang dan kelas melati itu akibat beberapa faktor seperti sepinya wisatawan yang datang diperparah dengan kemacetan jalur Puncak setiap akhir pekan dan perbaikan jalur akibat longsor beberapa waktu lalu, sehingga angka kunjungan menurun drastis.

"Dampak luasnya, banyak wajib pajak yang tidak dapat membayar pajaknya karena berbagai alasan termasuk penagihan tidak dapat dilakukan karena hotel atau tempat usahanya tutup sejak satu tahun terakhir," katanya.

Ia tidak dapat menyebutkan berapa jumlah hotel atau penginapan yang sudah tidak beroperasi tersebut secara detail, namun diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan tersebar di wilayah Puncak, Cipanas dan Pacet.

"Harapan kami ke depan, berbagai bidang usaha di kawasan tersebut dapat bangkit kembali seiring dengan program yang akan dipercepat pemerintah daerah, propinsi dan pusat untuk menunjang percepatan ekonomi salah satunya membangun jalan bebas hambatan," katanya.

Sementara pelaku usaha di kawasan Utara Cianjur, berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan kembali angka kunjungan ke kawasan Puncak-Cipanas, dengan berbagai cara termasuk promosi di tingkat nasional agar roda perekonomian kembali hidup dan maju.

"Tidak hanya hotel, rumah makan dan restoran besar dan Kecil sejak beberapa tahun terakhir menutup usahanya karen sepi pengunjung. Semoga ke depan ada solusi dari pemerintah untuk menghidupkan kembali perekonomian yang semakin terpuruk di wilayah utara," kata Peno pengusaha di Kecamatan Cipanas.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Legenda Sepak Bola Luis Figo

Minggu, 26 Januari 2020 - 18:30 WIB

Legenda Sepak Bola Luis Figo Ikut Promosikan UEFA EURO 2020 akan Tayang di RCTI

Untuk Ke 7 kalinya MNC group menjadi Official Broadcaster UEFA EURO 2020. MNC Group melalui RCTI dan PT MNC Vision Networks Tbk (MVN) dipercaya untuk menjadi Official Broadcaster UEFA EURO 2020…

Maskapai Garuda Indonesia

Minggu, 26 Januari 2020 - 18:00 WIB

Garuda Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran Virus Pneumonia Wuhan

Maskapai nasional Garuda Indonesia meningkatan upaya antisipatif dan kewaspadaan atas merebaknya penyebaran virus pneumonia Wuhan atau novel coronavirus (nCoV) .

Diskusi Pencak Silat Betawi di TIM

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:17 WIB

Ini Arah Pencak Silat Betawi Sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menetapkan pencak silat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia dari Indonesia dalam…

Tol Hutama Karya

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:00 WIB

Hutama Karya-BPJT dan ATI Gelar Aksi Keselamatan di Jalan Tol

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali melanjutkan kampanye peningkatan kesadaran keselamatan dalam berkendara di jalan tol yang dikelolanya. Kampanye bertajuk SETUJU yang merupakan…

Traktor untuk pertanian

Minggu, 26 Januari 2020 - 15:57 WIB

Kementan Dorong Pemanfaatan Lahan Di Wilayah Perhutanan Sosial

Kementan sejak tahun 2017 sudah mulai memanfaatkan lahan di perhutanan untuk pertanaman komoditas tanaman pangan.