Dirut Anyar PT. Pegadaian Targetkan Nasabah Pegadaian naik 23,4 Persen di 2019

Oleh : Hariyanto | Selasa, 08 Januari 2019 - 19:20 WIB

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto akan makin agresif dalam menjaring nasabah pada tahun ini dan mentargetkan tumbuh 23,4% menjadi 12,3 juta, ditengah ketatnya persaingan di industri multifinance di Tanah Air.  

"Kami akan lebih agresif menggarap nasabah UMKM dan milenial, karena masih banyak ruang untuk menumbuhkan di segmen itu. Selain itu, juga akan mengembangkan produk-produk inovstif lainnya," ungkap Kuswiyoto di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).

Dia menjelaskan nasabah Pegadaian pada tahun lalu mencapi 10 juta, naik 9,4% dari 2017 sekitar 9,5 juta nasabah. "Banyak ruang untuk melakukan terobosan agar target tahun ini bisa dicapai, seperti meluncurkan fintech misalnya. Di era digital ekonomi dan terus bertumbuhnya fintech dan gadai swasta, mendorong kami untuk terus berinovasi." tambahnya.

Kuswiyoto optimis, bahwa dampak dari bermunculannya gadai swasta dan fintech, belum akan menggerus bisnis Pegadaian. Mengingat market share industri pergadaian nasional masih dikuasai oleh Pegadaian yaitu diatas 90%. "Kami memiliki SDM yang berpengalaman dan jaringan yang luas hingga ke pelosok di Tanah Air," tegasnya.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pada Oktober 2018 jumlah perusahaan gadai swasta yang telah mendapatkan izin sebanyak 16 perusahaan. Sedangkan perusahaan yang baru terdaftar di OJK sebanyak 41 perusahaan gadai. Sementara itu, perusahaan fintech swasta yang telah mendapatkan izin OJK baru 1 perusahaan dan yang terdaftar di OJK sebanyak 77 perusahaan.

"Terus bertumbuhnya bisnis pergadaian dan fintech menunjukkan bahwa pasar gadai dan non gadai masih besar," tambahnya. 

Kuswiyoto yang saat ini menjadi orang nomor satu di Pegadaian, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Bank Raykat Indonesia (BRI) Tbk. Pada 2017 dipercaya menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan dan Direktur Manajemen Risiko BRI, sedangkan 2015-2017 sebagai Direktur Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kuswiyoto yang meniti karir di bank BUMN terbesar itu juga memiliki pengalaman memimpin cabang sebagai Head of The Regional Office Makassar  dan Head of The Regional Office Jakarta BRI. Pada tahun 2012-2014, Kuswiyoto telah menjabat sebagai Kepala Divisi Agribisnis Pusat di BRI dan juga pernah menduduki posisi Commisioner di PT Bringin Indotama Sejahtera Finance.

Dengan berbagai pengalamannya di BRI, Kuswiyoto optimis dapat menyelesaikan program transformasi yang sedang dijalankan di Pegadaian dan menjalankan blue print 2019-2023 untuk menjadi The Most Valuable Financial Company.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Selasa, 25 Juni 2019 - 15:18 WIB

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Razer™, brand gaya hidup terkemuka di dunia untuk para gamer, dan Visa, perusahaan pembayaran digital terdepan di dunia, telah mengumumkan kemitraan untuk pertama kalinya dalam rangka mengembangkan…

Jaringan Internet LinkedIn (Foto Ist)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:29 WIB

Study LinkedIn: Adanya 3 Rising Skills di Indonesia yang Mempengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan  

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkanLaporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:18 WIB

Fenomena Suhu Dingin di Wilayah Dieng

Menyikapi kondisi suhu dingin yang menyebabkan terjadinya fenomena embun beku di wilayah dataran tinggi Dieng dalam beberapa waktu belakangan ini, kejadian kondisi suhu dingin tersebut merupakan…

Rumah Mewah (Ist)

Selasa, 25 Juni 2019 - 13:10 WIB

Pemerintah Resmi Pangkas PPh Properti Mewah Jadi 1% dan Mobil di Atas Rp2 M jadi 5%

Pemerintah resmi menurunkan Pajak Penghasilan (PPh) atas penjualan rumah dan apartemen dengan harga di atas Rp30 miliar kendaraan bermotor dengan harga di atas Rp2 miliar menjadi 1 persen.

Venue PON XX Papua

Selasa, 25 Juni 2019 - 12:51 WIB

Kementerian PUPR Targetkan Konstruksi Empat Venue PON XX Papua Rampung Juni 2020

Empat arena olahraga sedang dibangun Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya di Kabupaten Jayapura, yakni arena aquatic dan Istora Papua Bangkit di kawasan Olahraga…