INDUSTRY.co.id - Jakarta- Maskapai penerbangan berbiaya murah Citilink Indonesia mengincar sejumlah kota kedua dalam memperluas pasarnya lewat rute-rute internasional.
Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo usai penandatanganan kerja sama dengan agen penjualan asal China Megacap di Jakarta, mengatakan pengembangan kota kedua merupakan strategi perusahaan karena untuk kota-kota besar sudah diambil oleh Garuda Indonesia.
"Kita tidak akan terbang di kota besar tapi di kota kedua jadi tidak akan Shanghai, Beijing karena Garuda itu sudah ada di sana. Kita memperbanyak kota kedua seperti di China juga tengah mengembangkan selama ini," katanya.
Pengembangan rute-rute internasional kota kedua itu dimulai dengan Jakarta-Penang, kemudian pada Oktober mendatang akan dibuka penerbangan reguler dari Jakarta menuju tiga kota di China yaitu Xiamen, Kunming dan Nanjang.
Penerbangan ketiga kota tersebut akan dilakukan setiap hari, masing-masing satu kali frekuensi penerbangan.
Citilink juga bekerja sama dengan Megacap untuk meraup lebih banyak penumpang di pasar-pasar kota kedua itu.
Dengan kerja sama tersebut, Juliandra menargetkan, pihaknya bisa mendapatkan tingkat keterisian pesawat hingga 85 persen.
Sehingga, lanjut dia, bisa menambah wisatawan mancanegara (wisman) dari yang hanya 1,9 juta per tahun ke Indonesia menjadi 45 persen lebih banyak.
"Kalau sehari itu penuh, kita bisa bawa 180 orang ke Indonesia setiap harinya, itu kontribusi kita," katanya.
Ke depannya, kata Juliandra, akan bertambah lagi rute-rute ke China hingga Februari dan Juli tahun depan.
Saat ini, Citilink masih mengoperasikan penerbangan sewa atau carter dari 11 kota di China.
Dalam kesempatan sama, CEO Megacap Phillip Wu mengatakan pariwisata di China juga tengah mengembangkan kota kedua di mana frekuensi pergerakannya sangat tinggi.
"Kami akan melayani untuk di kota-kota kedua di China untuk terbang ke Indonesia, ditambah sangat tinggi sekali pergerakannya di tiga kota ini dan penerbangannya dilakukan setiap hari," katanya. (Ant)