Tanggapi Maraknya Kartu Hemat Energi dan Energy Saver, Ditjen Gatrik: Alat Kelistrikan Wajib Ber-SNI dan SLO

Oleh : Hariyanto | Senin, 03 September 2018 - 14:23 WIB

Kementerian ESDM
Kementerian ESDM

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau kepada para produsen dan distributor alat kelistrikan yang beredar di masyarakat agar berkoordinasi lebih lanjut dengan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) perihal keselamatan ketenagalistrikan. 

Menanggapi maraknya "Kartu Hemat Energi" maupun "Energy Saver" yang beberapa waktu belakangan ini beredar di masyarakat, Direktur Bina Program Ketenagalistrikan Ditjen Gatrik Jisman Hutajulu mengatakan, alat listrik yang menempel di instalasi harus dicek keselamatan ketenagalistrikannya.

"Kalau menempel di instalasi, harus dicek keselamatan ketenagalistrikan, maka harus dikoordinasikan dengan Ditjen Gatrik paling tidak. Jadi kami mengecek dulu, ini benar atau tidak, aman atau tidak, dari segi keselamatan ketenagalistrikan. Ini yang mengatur dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan, akan bertanya tentang klaim yang disebutkannya (produsen dan distributor kartu hemat energi)," jelas Jisman di kantornya, Selasa (28/8/2018) lalu.

Usai dicek oleh Ditjen Gatrik, kemudian Ditjen Gatrik akan berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga Pemerintah lain untuk penerbitan izin dan label Standard Nasional Indonesia (SNI). 

"Setelah itu kami koordinasikan dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. Jika ini perlu SNI, nanti ada Badan Standardisasi Nasional (BSN) juga, standar internasional sudah mengatur ini atau belum, seperti alat listrik lain yg ber-SNI," tambahnya.

Saat ini, imbuh Jisman, alat ketenagalistrikan lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sudah diatur, wajib ber-SNI, dan harus memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) sebelum tersambung dengan jaringan PLN. 

"Saya kira seperti stop kontak, tusuk kontak, saklar, MCB (Miniature Circuit Breaker), ini sudah diatur, SNI wajib, kantor ini (Ditjen Gatrik) melihat, mengecek itu apabila sudah terpasang di instalasi. Inilah yang dicek oleh teman-teman di lembaga inspeksi teknik, terkait dengan SLO sebelum diberi tegangan oleh PLN. Makanya kalau ada instalasi baru harus ada SLO-nya sebelum diberi tegangan oleh PLN," tandas Jisman.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini marak beredar peralatan "Kartu Hemat Energi" dan "Energy Saver" yang diklaim sebagai alat yang bisa menghemat pembayaran rekening listrik atau token/stroom listrik. 

Kementerian ESDM tidak pernah mempromosikan atau mengajak masyarakat untuk menggunakan alat tersebut karena dari hasil penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) PLN serta Laboratorium Pengukuran Listrik Fakultas Teknik Universitas Indonesia, kartu tersebut terbukti tidak menurunkan tagihan rekening listrik pengguna.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ferrari Logo

Rabu, 23 Oktober 2019 - 21:00 WIB

Pengalaman Berkendara Mobil Klasik Ferrri di Fiorano

Ferrari Classiche Academy sedang berlangsung. Sesi rangkaian mengemudi ini berfokus pada berbagai mobil klasik yang membantu menciptakan kisah perjalanan kuda jingkrak dan mencetak sejarah pada…

: Mercedes-AMG Petronas Motorsport Kemenangan 2019 FIA Formula One

Rabu, 23 Oktober 2019 - 19:00 WIB

TIBCO: Mercedes-AMG Petronas Motorsport Kemenangan 2019 FIA Formula One™ World Constructors’ Championship

TIBCO Software Inc., pemimpin global dalam integrasi, manajemen API, dan analitik, memberikan selamat kepada Mercedes-AMG Petronas Motorsport sebagai juara dunia FIA Formula One™ World Constructors’…

realme XT

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:48 WIB

Tawarkan Keamanan dan Kenyamanan, realme XT Sediakan In-display Fingerprint Pada Panel Super AMOLED

Smartphone sekarang ini menjadi gadget yang semakin personal, tidak hanya dari sisi konten dari pengguna tapi juga fitur-fitur yang diberikan. Ini berujung pada semakin digunakannya smartphone…

realme XT

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:32 WIB

Jangan Percaya Trik Marketing, realme XT Selalu Tersedia dengan Harga Sesuai Janji

Meskipun banyak memiliki keunggulan, perangkat ini dibanderol dengan harga yang tidak mahal. Smartphone yang memiliki keunggulan di sektor kamera berkat quad camera 64MP, performa melalui chipset…

Menteri BUMN Erick Thohir

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:00 WIB

Kementerian BUMN Menyambut Erick Thohir

-Presiden Republik Indonesia telah melantik Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Menteri Erick tiba di Kantor Kementerian BUMN…