BPS Jambi Catat Produski IMBS Naik 15,76%

Oleh : Herry Barus | Senin, 06 Februari 2017 - 11:39 WIB

Industri Mamin
Industri Mamin

INDUSTRY.co.id - Jambi- Badan Pusat Statistik (BPS) Jambi mencatat angka pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IMBS) pada triwulan IV tahun 2016 mengalami kenaikan sebesar 15,76 persen dibandingkan triwulan IV tahun 2015.

Seperti diansir Antara, Kepala BPS Jambi, Dadang Hardiwan, di Jambi Senin (6/2/2017)  mengatakan kenaikan ini dialami oleh industri makanan naik sebesar 19,23 persen dan angka pertumbuhan nasional naik sebesar 8,29 persen.

Demikian pula hal nya dengan industri karet, barang dari karet dan plastik angka pertumbuhan produksi industri ini naik sebesar 5,14 persen sedangkan angka pertumbuhan nasional turun sebesar minus 5,47 persen.

Berbeda hal nya dengan industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia angka pertumbuhan produksi industrinya turun sebesar minus 25,10 persen sedangkan angka pertumbuhan nasional naik sebesar 7,07 persen.

Untuk industri makanan naik sebesar 5,53 persen sedangkan angka pertumbuhan nasional turun sebesar minus 3,63 persen. Jenis industri ini didominasi oleh industri minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan juga industri minyak mentah dari kelapa.

Dadang mengatakan, trend harga komoditas CPO dan minyak mentah dari kelapa selama Oktober sampai Desember tahun 2016 cenderung naik dan kenaikan ini cukup menggairahkan petani.

Sementara itu untuk industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia turun sebesar minus 7,03 persen, sedangkan angka pertumbuhan nasional meningkat sebesar 2,29 persen dimana industri karet, barang dari karet dan plastik turun sebesar minus 5,32 persen, sedangkan untuk angka pertumbuhan nasional naik sebesar 4,76 persen.

Harga karet pada akhir tahun 2016 mulai merangkak naik, namun belum diikuti dengan kenaikan volume produksi. Penyebab utama penurunan ini adalah melemahnya permintaan dan pengaruh perekonomian global dimana persediaan stok karet untuk industri di beberapa negara tujuan ekspor masih terpenuhi serta musim hujan yang mengakibatkan kualitas karet menurun sehingga petani memilih tidak mengambil hasil.

Dadang mengatakan, untuk angka pertumbuhan Industri Besar dan Sedang disajikan untuk pertumbuhan antar triwulan dan antar tahun untuk tiga jenis industri antara lain industri makanan, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia dan industri karet, barang dari karet dan plastik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kembalinya The Winner (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:00 WIB

Kembalinya The Winner Band

Meski industri musik belum menunjukan gairahnya, ini ditandai belum maraknya para musisi dan penyanyi meluncurkan karya-karyannya. Namun hal itu tidak membuat para musisi muda yang tergabung…

Konferensi pers RedDoorz buka peluang jelajahi Indonesia melalui program 'Tenaga Kerja Impian' di Jakarta, Kamis (22/8).(Ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:12 WIB

Buka Peluang Jelajahi Indonesia Melalui Program 'Tenaga Kerja Impian'

Tiga orang terpilih akan berkesempatan menjelajahi Indonesia selama tiga bulan dan mewujudkan mimpi menjadi travel influencer.

First Media Luncurkan First Warriors (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:05 WIB

Siapkan Atlet eSport Handal, First Media Hadirkan First Warriors Berhadiah Total Rp1,3 Miliar

Dalam upayanya membangun ekosistem eSports, First Media bersama dengan para mitranya menyelenggarakan First Warriors melalui kompetisi di enam kota besar, yaitu Jakarta, Medan, Batam, Surabaya,…

Ilustrasi ekonomi.(Ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:01 WIB

Desas-desus Tentang Stimulus Fiskal Menguat

Kekhawatiran resesi dunia meningkat menyusul perpindahan dana dari ekuitas ke obligasi.

Narada melakukan literasi keuangan terhadap anggota PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, yang terdiri dari anggota delapan TP PKK Kecamatan Se-Jakbar, dan 56 Ketua PKK Kelurahan Se-Jakbar.(Ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:47 WIB

Cetak Duta Investasi dan Ibu Cerdas Keuangan

Kelas tersebut dihadiri oleh 73 anggota PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, yang terdiri dari anggota delapan TP PKK Kecamatan Se-Jakbar, dan 56 Ketua PKK Kelurahan Se-Jakbar.