Pihak Swasta Diharapkan Berinvestasi Sektor Transportasi Kereta

Oleh : Herry Barus | Minggu, 22 Juli 2018 - 16:26 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah mengajak swasta untuk bersama mengembangkan transportasi kereta api sebagai angkutan massal yang sangat dibutuhkan di Indonesia.

"Sejumlah perbankan nasional dan asing banyak yang berminat untuk mendanai sektor itu. Hal ini menunjukkan bahwa transportasi kereta api sangat menguntungkan," kata Menhub Budi Karya kepada pers usai membuka Rapat Kerja Nasional III 2018 Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska) di Jakarta, Sabtu (21/7/2018)

Menhub mengatakan, pembangunan infrastruktur transportasi kereta api memang membutuhkan biaya yang sangat besar dan banyak menyedot APBN, sehingga perlu dicarikan solusi untuk pembangunan.

Sementara, kata dia, pemerintah tetap konsisten untuk terus membangun angkutan massal yang efektif dan menilai kereta api adalah solusinya.

"Untuk jangka panjang kereta api akan menjadi angkutan massal yang memadai untuk bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan raya," kata Budi Karya.

Dia mencontohkan, pembangunan kereta api cepat Jakarta-Surabaya yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, diminati pihak swasta Jepang untuk bisa terlibat.

Sekalipun melibatkan swasta asing, Menhub mengatakan pemerintah tetap berkeinginan kandungan lokal kereta api sebagian vwsar menggunakan produk dalam negeri.

"Demikian juga pekerjanya, pemerintah ingin melibatkan banyak tenaga kerja lokal sehingga banyak penduduk Indonesia yang bekerja," kata Menhub.

Budi Karya mengatakan pembangunan kereta api yang ditawarkan ke swasta tidak saja bertumpu di Pulau Jawa dan untuk angkutan manusia saja, tapi juga ditawarkan di luar Jawa dan angkutan logistik.

Dia menegaskan sekalipun swasta diajak terlibat membangun kereta api tapi pemerintah tetap bersikap profesional dan tidak mau didekte atau hanta ikut saja.

"Saya pastikan dan awasi kalau pemerintah tetap untuk ikut aturan yang berlaku di Indonesia dan tentunya tidak merugikan keuangan negara," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pariwisata Bali (Foto Dok Instagram)

Minggu, 16 Juni 2019 - 21:00 WIB

Ready, Set, Summer!

Menjelang liburan musim panas, Agoda, salah satu platform perjalanan digital yang paling cepat berkembang di dunia, mengungkapkan bahwa Tokyo, London dan Las Vegas masih terus merajai sebagai…

Bantuan Kemensos untuk Sultra Terus Bergulir (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Juni 2019 - 20:00 WIB

Bantuan Kemensos untuk Sultra Terus Bergulir

Pengiriman dan penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial terus bergulir bagi korban bencana banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

BNI Dukung Peningkatan Ekspor Seafood ke Amerika Serikat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Juni 2019 - 17:34 WIB

BNI Dukung Peningkatan Ekspor Seafood ke Amerika Serikat

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui Kantor Cabang Luar Negeri New York, Amerika Serikat memberikan dukungan fasilitas pembiayaan kepada Crystal Cove Seafood Corp. (Crystal Cove),…

Mendikbud, Muhadjir Effendy

Minggu, 16 Juni 2019 - 16:46 WIB

Rawan Jual Beli Kursi, Mendikbud Lakukan Penataan Sejumlah Sekolah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan pemetaan sejumlah sekolah yang dinilai rawan terhadap praktik jual beli kursi dalam Penerimaan Peserta Didik (PPDB).

Ilustrasi Desa Wisata

Minggu, 16 Juni 2019 - 12:30 WIB

Kemenpar Gandeng Udinus Latih Warga Temanggung Majukan Desa Wisata

Kementerian Pariwisata dan Universitas Dian Nuswantara Semarang memberikan pelatihan memajukan potensi daerah sebagai desa wisata baru pada warga Kelurahan Walitelon Utara Kecamatan Temanggung,…