INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan industri benih sayuran 'Cap Panah Merah' PT East West Seed Indonesia (Ewindo) telah sukses menggelar Expo Nasional pada 8 hingga 14 Mei 2018 lalu. Pagelaran yang diselenggarakan di pusat riset di Purwakarta, Jawa Barat ini, diadakan rutin tia tahunnya dan diikuti oleh lebih dari 6.000 petani sebagai peserta, 250 petani diantaranya diundang secara resmi oleh Ewindo.
Melihat kesuksesan acara Expo Nasional ini, Ewindo berikan setidaknya tiga dampak besar bagi para petani yang hadir.
"Yang hadir ada 250 petani resmi kami. Kami selalu merasakan dampaknya. Dampak yg paling besar itu, yang pertama, kami memberikan pesan dengan menghimbau, meyakinkan dan memastikan mereka menularkan ilmu ini ke 10 petani lain di daerahnya. Artinya, dari 250 petani tadi, bisa jadi 2500 petani," papar Afrizal Gindow, Sales & Marketing Director Ewindo saat ditemui Industry.co.id pada Senin (28/5) kemarin di Senayan City, Jakarta.
Afrizal juga menambahkan, peningkatan petani Ewindo sendiri hingga bulan Juni diperkirakan bisa naik sampai 10 kali lipat dari jumlah petani sebelumnya.
Dampak besar lainnya, yakni bertukar informasi mengenai dunia pertanian antara petani beda daerah.
"Dalam diskusi terlihat sekali. Antara 1 petani dengan petani lain bertukar nomor telepon dan saling memberikan informasi. Bahkan, seperti di Brebes dan Pekalongan, petani yang berasal dari kedua daerah tersebut, yang tadinya tidak tau kalau mereka bertetangga, jadi tau. Dan mereka berdiskusi soal penanaman, misalnya petani daerah A bisa meminta petani daerah C untuk tidak menanam varietas atau jenis yang sama, supaya harga pasar nanti tidak turun," tambah Afrizal.
Dampak besar yang bernilai positif itu menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Ewindo untuk terus mengadakan acara Expo Nasional, dimana acara ini merupakan acara gelaran edukasi untuk para petani di seluruh Indonesia.
"Banyak para petani yang menilai bahwa Ewindo kalau membuat program selalu konsisten. Ini yang harus kami jaga dan menjadikan kebanggaan, tutup Afrizal.