INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Perubahan standar perdagangan global membuat perusahaan tidak lagi cukup hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus mampu membuktikan bahwa proses bisnis dan produknya telah memenuhi berbagai standar nasional maupun internasional. Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi di berbagai sektor industri, mulai dari pangan, manufaktur, energi, hingga industri berbasis keberlanjutan.

Investor sekaligus pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menilai industri sertifikasi akan menjadi salah satu sektor strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. Menurutnya, semakin banyak negara dan pelaku usaha yang menerapkan standar terkait keberlanjutan, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), sehingga kebutuhan terhadap lembaga independen yang mampu memberikan jaminan kepatuhan terhadap berbagai standar tersebut terus meningkat.

"Saya melihat industri sertifikasi dan assurance akan menjadi salah satu sektor strategis di masa depan. Semakin tinggi standar yang diterapkan di berbagai negara, semakin besar pula kebutuhan terhadap lembaga yang dapat memberikan kepastian dan kepercayaan kepada pasar," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).

Di Indonesia, kebutuhan terhadap layanan sertifikasi juga terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekspor dan tuntutan pasar terhadap produk yang memenuhi standar global. Layanan tersebut kini tidak hanya dibutuhkan sektor ekspor, tetapi juga industri halal, keamanan pangan, energi, manufaktur, hingga perusahaan yang mulai menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

Menurut Sandiaga, perkembangan tersebut membuka peluang besar bagi perusahaan yang bergerak di bidang sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi untuk terus bertumbuh. Salah satu perusahaan yang dinilai memiliki peluang besar memanfaatkan momentum tersebut adalah PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU).

Sandiaga menilai MUTU memiliki pengalaman panjang dan fondasi bisnis yang kuat dalam bidang sertifikasi. "Saya melihat MUTU memiliki fondasi bisnis yang kuat dan pengalaman yang panjang di bidangnya. Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap sertifikasi dan assurance, saya optimis perusahaan ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang," katanya.

Seiring meningkatnya kebutuhan pasar, MUTU juga terus mengembangkan berbagai layanan, mulai dari sertifikasi halal, keamanan pangan, sertifikasi keberlanjutan, hingga layanan yang berkaitan dengan pasar karbon.

Sandiaga menegaskan, keberadaan lembaga sertifikasi kini tidak lagi hanya menjadi pelengkap dalam proses bisnis perusahaan. Sebaliknya, layanan tersebut telah menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global yang semakin kompetitif.

"Perusahaan yang mampu memenuhi standar internasional akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Karena itu, lembaga sertifikasi dan assurance akan memegang peranan yang semakin penting dalam mendukung pertumbuhan industri nasional," tutup Sandiaga Uno.