INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) menuai apresiasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) atas dukungannya dalam memperkuat ekosistem halal Indonesia melalui keikutsertaan dalam gelaran The 5th Summit of Halal 20 (H20) 2026. Kehadiran MUTU dinilai menjadi bagian penting dari kolaborasi dan kemitraan untuk mengembangkan ekosistem halal Indonesia hingga ke tingkat global.
H20 2026 merupakan forum internasional Halal 20 (H20) ke-5 yang mengusung tema "Bridging Bridges: Connecting Nations & Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy." Kegiatan yang diselenggarakan BPJPH tersebut berlangsung di Trans Hotel Jakarta dan dihadiri sekitar 450 peserta dari 48 negara.
Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH, Fertiana Santy, menyampaikan antusiasme dan dukungan yang diberikan MUTU dalam penyelenggaraan H20 2026 patut diapresiasi, termasuk keterlibatannya dalam memperkuat ekosistem jaminan produk halal di Indonesia.
"Ya, sangat baik sekali, sangat antusias. Artinya, keikutsertaan mereka itu sangat men-support BPJPH. Kita juga bisa terbantu dengan support mereka. Jadi, satu kerja sama yang cukup strategis antara BPJPH dan lembaga mitra," ujar Santy saat diwawancarai media di Jakarta, Jumat (18/09/2026).
Menurutnya, kemitraan menjadi salah satu fondasi penting bagi pengembangan ekosistem halal yang komprehensif.
"Ini sangat kita nantikan, karena tanpa kerja sama, tanpa kemitraan, tentu kita tidak bisa berkembang secara baik secara komprehensif," katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Jaminan Produk Halal BPJPH, Indrayani. Ia menilai keterlibatan MUTU dalam H20 2026 menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan industri halal sekaligus turut memeriahkan penyelenggaraan World Halal Summit.
"Saya memberikan apresiasi juga nih untuk mereka, bahwa mereka juga melihat kegiatan ini menjadi hal positif untuk mereka sendiri. Ini secara tidak langsung justru memeriahkan, salah satu hal yang memeriahkan pada kegiatan kita untuk World Halal Summit," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif PT Mutuagung Lestari Tbk, Muhamad Syarif Lambaga, menyampaikan komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi dalam pengembangan ekosistem halal di Indonesia. Ia menjelaskan MUTU adalah perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang mengembangkan tiga ekosistem: green economy, IT, dan halal.
"PT Mutuagung Lestari Tbk ini adalah salah satu perusahaan TIC terkemuka di Indonesia. Kita memiliki tiga ekosistem yang akan kita kembangkan, yaitu green economy, Digital Economy, dan Syariah Economy seperti sertifikasi halal dan inspeksi halal produk impor. Kemudian kita tentu ingin berkontribusi dan ikut serta bersama mengembangkan halal ini di Indonesia," tuturnya.
Muhamad Syarif menyampaikan, keterlibatan MUTU dalam pengembangan ekosistem halal ditunjukkan melalui hasil penilaian verifikasi dokumen calon pelaksana pemastian kesesuaian produk halal luar negeri yang diperoleh MUTU pada 10 September 2026.
"Jadi, MUTU merupakan salah satu perusahaan yang ikut terlibat di dalam penilaian verifikasi dokumen," katanya.
Ia menegaskan, sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki kepentingan besar dalam memastikan masyarakat mendapatkan produk yang sesuai dengan ketentuan halal.
"Tentunya sebagai salah satu negara Muslim yang terbesar di dunia, tentunya kita akan mendukung setiap kebijakan terkait halal, bagaimana kita menjaga penduduk Muslim ini agar mendapatkan produk-produk yang betul-betul halal untuk bisa dikonsumsi," ungkapnya.
Muhamad Syarif juga berharap pengembangan ekosistem halal di Indonesia tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar atau konsumen produk halal, tetapi juga mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen produk halal yang mampu menembus pasar global.
"Kami sangat mendukung program ini dan kami harapkan ini bisa terus dikembangkan dari tahun ke tahun. Kami berharap juga Indonesia menjadi salah satu pusat ekosistem halal dunia. Dan juga bukan cuma sekadar sebagai konsumen, tentu juga sebagai produsen produk-produk halal di dunia yang bisa kita sebarluaskan ke seluruh penjuru dunia," katanya.