INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Berdasarkan keterbukaan informasi pada Bursa Efek Indonesia per awal November 2026, empat emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu kompak menjalankan aksi pembelian kembali saham dengan total nilai Rp 830,7 miliar.

Keempat emiten tersebut adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Aksi korporasi ini menjadi upaya menjaga value bagi pemegang saham dan bentuk kepercayaan manajemen terhadap prospek jangka panjang perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada masing-masing emiten, TPIA menjadi yang paling besar. Hingga 2 November 2026, TPIA telah menyerap 378.428.200 lembar saham senilai Rp 518,2 miliar dari pagu Rp 2 triliun.

BRPT hingga 30 Oktober 2026 telah membeli 99.100.600 lembar senilai Rp 121 miliar dari pagu Rp 1 triliun. BREN hingga 1 November 2026 telah merealisasikan 49.139.000 lembar senilai Rp 98 miliar dari pagu Rp 1 triliun.

Sementara CUAN hingga 28 Oktober 2026 telah membeli 190.453.700 lembar senilai Rp 93,5 miliar dari pagu Rp 500 miliar.

Total pagu dana buyback keempat emiten mencapai Rp 4,5 triliun, sehingga realisasi masih berpotensi bertambah.

Periode buyback TPIA berlangsung hingga 28 Januari 2027, sementara BRPT, BREN, dan CUAN akan berakhir pada 31 Desember 2026.

Manajemen menyebut aksi ini tidak mengganggu operasional karena didanai kas internal dan arus kas masih memadai. Untuk eksekusi, BRPT menggandeng Sucor Sekuritas, TPIA bersama BCA Sekuritas, BREN dengan BNI Sekuritas, dan CUAN menunjuk BNI Sekuritas serta Trimegah Sekuritas.