INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah mempercepat target swasembada gula nasional dari semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun menjadi dua tahun.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan produktivitas gula nasional dan kesejahteraan petani tebu.
Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pertanian segera mengakselerasi program peremajaan tebu di berbagai sentra produksi.
Upaya tersebut dipadukan dengan peningkatan kualitas benih, mekanisasi pertanian, modernisasi budidaya, peningkatan produktivitas, serta penguatan kemitraan antara petani dan industri gula.
Program peremajaan tebu seluas 100 ribu hektare setiap tahun diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama untuk mempercepat tercapainya swasembada gula.
Melalui langkah tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan produksi gula nasional, penurunan ketergantungan terhadap impor, peningkatan kesejahteraan petani tebu, serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan seluruh jajaran Kementerian Pertanian siap menjalankan arahan Presiden dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, BUMN, pelaku usaha, dan petani.
"Kami siap menjalankan arahan Bapak Presiden. Seluruh jajaran Kementerian Pertanian akan bekerja maksimal bersama pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, dan petani agar target swasembada gula dalam dua tahun dapat diwujudkan," ujar Andi Amran Sulaiman.
Percepatan swasembada gula juga menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam membangun kemandirian nasional di berbagai sektor strategis.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tengah memperkuat fondasi menuju kemandirian pangan, energi, dan air sebagai modal utama pembangunan bangsa.
"Target kita swasembada pangan sudah kita capai. Sekarang swasembada energi kita sedang menuju. Swasembada air sedang kita rintis, sehingga semua rakyat kita punya akses kepada air bersih dan air untuk tanaman. Kita mengejar sasaran karena rakyat sudah terlalu lama mengalami kehidupan yang tidak selayaknya dialami oleh negara besar dan kaya seperti Indonesia. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri. Tidak ada bangsa lain yang akan membangun Indonesia selain kita sendiri," tegas Prabowo Subianto.