INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) membukukan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026 dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba di tengah ketatnya persaingan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta pengetatan belanja TIK oleh pelanggan.
Berdasarkan laporan perseroan, pendapatan MTDL mencapai Rp13,6 triliun pada semester I 2026 atau meningkat 16,7% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan Rp11,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, laba bersih perseroan naik 6,6% YoY menjadi Rp313,7 miliar dari sebelumnya Rp294,3 miliar.
Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja mengatakan, perseroan masih mampu menjaga pertumbuhan laba meski menghadapi tantangan di pasar TIK.
"Perseroan tetap membukukan pertumbuhan laba bersih di tengah sengitnya persaingan pasar dan pengetatan belanja TIK oleh pelanggan. Meskipun penjualan berhasil tumbuh dua digit, kedua faktor tersebut menyebabkan pertumbuhan laba bersih tercatat pada level satu digit," ujar Susanto.
Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari Unit Bisnis Distribusi yang membukukan penjualan Rp10,5 triliun atau menyumbang sekitar 76% terhadap total pendapatan perseroan. Segmen ini mencatat pertumbuhan 22% YoY, terutama didorong oleh meningkatnya penjualan smartphone serta PC dan notebook.
Di sisi lain, Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi membukukan pendapatan Rp3,4 triliun. Perseroan menilai kualitas pendapatan dari segmen ini terus membaik, tercermin dari kontribusi pendapatan berulang (recurring revenue) yang meningkat menjadi 57,5% hingga semester I 2026, dibandingkan 41,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan recurring revenue tersebut ditopang oleh pertumbuhan layanan cloud, business application, dan digital business platform. Selain itu, perseroan juga mencatat peningkatan order booking, terutama dari proyek-proyek berulang.
"Patut disyukuri bahwa order booking yang diterima Perseroan, khususnya dari proyek-proyek berulang (recurring projects), juga terus menunjukkan pertumbuhan," kata Susanto.
Dengan tren kinerja yang terus membaik, Metrodata optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai perusahaan TIK terbesar di Indonesia. Perseroan akan memfokuskan strategi pada perluasan portofolio produk dan layanan, memperdalam hubungan dengan pelanggan, serta memperkuat lini bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang.
Untuk mendukung target tersebut, Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi Digital akan memperkuat kapabilitas solusi sekaligus memperluas kolaborasi dengan prinsipal baru. Sementara itu, Unit Bisnis Distribusi Digital akan mengoptimalkan portofolio produk dan solusi guna menopang pertumbuhan kinerja pada periode mendatang.