INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas pilihan investasi berbasis valuta asing bagi nasabah dengan meluncurkan produk reksa dana syariah dalam denominasi dolar AS. Bekerja sama dengan PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia), BCA menghadirkan Batavia Gold Sharia Equity USD (BAGOS) yang menyasar investor dengan profil risiko agresif.
Produk ini menawarkan eksposur terhadap pasar saham global dengan fokus investasi pada sektor pertambangan, khususnya emas, perak, logam mulia, tembaga, serta industri logam dan pertambangan yang terdiversifikasi.
Langkah tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan diversifikasi portofolio dalam mata uang dolar AS, terutama bagi investor yang tidak hanya mencari instrumen berbasis syariah tetapi juga ingin memperoleh eksposur terhadap sektor komoditas dan pertambangan global.
Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan peluncuran BAGOS menjadi bagian dari strategi perseroan memperluas pilihan investasi bagi nasabah dengan tingkat toleransi risiko yang lebih tinggi.
“Di tengah dinamika ekonomi global, kolaborasi BCA dengan Batavia melalui peluncuran Reksa Dana Batavia Gold Sharia Equity USD ini diharapkan mampu memberikan ragam pilihan investasi bagi nasabah dengan profil risiko agresif yang menginginkan eksposur pada sektor emas dan logam mulia,” ujar Haryanto.
BAGOS dapat dibeli dengan investasi awal minimum sebesar US$10.000, sedangkan pembelian berikutnya minimum US$100. Struktur tersebut memberikan akses bagi nasabah untuk melakukan diversifikasi aset dalam denominasi dolar AS sekaligus memperoleh eksposur ke pasar saham global.
Bagi BCA, pengembangan produk ini juga memperkuat lini layanan wealth management perseroan, khususnya pada segmen nasabah yang memiliki kebutuhan investasi dalam valuta asing. Sementara bagi investor, instrumen tersebut menawarkan alternatif di luar produk investasi konvensional berbasis rupiah.
Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengatakan perluasan kerja sama dengan BCA diharapkan dapat memperkuat distribusi produk investasi sekaligus membantu nasabah mengelola portofolio valuta asing.
“Kami menyambut baik perluasan kolaborasi strategis dengan BCA melalui peluncuran Reksa Dana Batavia Gold Sharia Equity USD. Dengan dukungan jaringan distribusi BCA yang luas dan platform digital yang andal, kami optimis produk ini dapat menjadi solusi diversifikasi bagi nasabah dalam mengelola portofolio valuta asing mereka,” ujar Lilis.
BCA dan Batavia sendiri telah bekerja sama sejak 2015. Dalam kurun tersebut, kedua perusahaan telah menghadirkan beragam produk reksa dana, mulai dari reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, indeks, hingga reksa dana saham dalam mata uang rupiah. Kolaborasi juga mencakup reksa dana pasar uang dan reksa dana saham dalam denominasi dolar AS.
Kehadiran BAGOS memperluas pilihan tersebut dengan membawa tema investasi yang lebih spesifik, yakni sektor emas dan logam. Dengan demikian, investor tidak hanya mendapatkan eksposur terhadap ekuitas global, tetapi juga terhadap perusahaan yang bergerak dalam industri pertambangan dan logam.
Dari sisi akses, nasabah yang telah memiliki pengalaman membeli reksa dana USD di BCA dapat melakukan transaksi melalui fitur Investasi pada aplikasi myBCA. Produk tersebut juga tersedia melalui kantor cabang BCA yang melayani transaksi reksa dana.
Peluncuran BAGOS menunjukkan bahwa persaingan di industri pengelolaan investasi semakin bergeser ke arah produk yang lebih tersegmentasi. Tidak hanya menawarkan instrumen berdasarkan profil risiko, manajer investasi dan bank distribusi kini juga membidik kebutuhan investor berdasarkan mata uang, prinsip investasi, serta sektor ekonomi yang menjadi tujuan penempatan dana.