Pemerintah Genjot Industri Galangan Kapal

Oleh : Ridwan | Senin, 14 Mei 2018 - 16:00 WIB

Ilustrasi Galangan Kapal (Foto Ist)
Ilustrasi Galangan Kapal (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Palembang- Pemerintah melalui BUMN PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) mengenjot pertumbuhan industri galangan kapal untuk mendukung program Tol Laut yang telah digalakkan sejak pemerintah Jokowi dan Jusuf Kalla.

Direktur Utama PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Wahyu Suparyono mengatakan di Palembang, Senin (14/5/2018) mengatakan, keseriusan pemerintah memajukan sektor kemaritiman itu ditunjukkan dengan menyalurkan dana penyertaan modal negara (PMN) melalui APBN tahun 2018 ke perusahaan.

"Dana PMN sudah masuk ke perusahaan sehingga beberapa titik galangan kapal mulai direvitalisasi tahun ini, seperti di Banjarmasin, Cirebon, Batam, Palembang, dan nanti salah satu yang terbesar yakni di Jakarta," kata seusai peletakan batu pertama perevitalisasian galangan kapal di bibir Sungai Musi, Palembang.

Ia mengatakan perevitalisasian ini menggunakan dana PMN senilai total Rp900 milliar yang akan digunakan antara lain, untuk mengganti sebagian floating dock yang umurnya sudah tua, merevitalisasi peralatan dan pengembangan jasa docking repair.

Sementara khusus di galangan kapal Palembang akan dilakukan pembangunan graving dok, perbaikan gudang dan kantor administrasi dan perluasan dermaga dengan menggandeng kontraktor PT Gilas Perkasa dengan estimasi lama pengerjaan sekitar 90 hari kerja.

Menurutnya, dermaga di Palembang yang berada di tepi Sungai Musi akan diperlebar ukurannya dari 100 meter menjadi 131 meter. Selain itu akan dibuatkan pintu dok sehingga kapal-kapal yang diperbaiki dapat ditarik ke darat, dan air yang masuk akan dipompakan ke luar sehingga pekerjaan perbaikan kapal akan lebih maksimal mengingat selama ini yang tersedia merupakan floating dock.

Dengan perbaikan fasilitas ini, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari berharap dapat meraup pemasukan karena sejatinya potensi dari perbaikan dan pembuatan kapal ini semakin besar.

"Minat pasar sangat tinggi, apalagi lokasi sangat strategis, contohnya di Palembang yang berada persis di tepi Sungai Musi. Jika ada kapal rusak tinggal ditarik saja, berbeda dengan galangan kapal lain yang mungkin harus masuk ke perkampungan dulu," kata dia kepada awak media.

Kapal transportasi di Indonesia saat ini masih banyak yang diimpor dari luar negeri, sehingga hal ini menjadi peluang besar bagi industri galangan kapal nasional.

Pemerintah telah memberikan berbagai insentif fiskal untuk industri galangan kapal nasional, di antaranya Bea Masuk Ditanggung Pemerintah untuk 15 komponen kapal yang belum bisa diproduksi di dalam negeri.

Selain itu, pemerintah memberikan fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) berupa tax allowance untuk galangan-galangan kapal, di mana dibuat batasan modal minimum Rp50 miliar dengan lapangan kerja 300 orang.

Kemudian yang tak kalah penting, pemerintah saat ini menempatkan sektor maritim sebagai salah satu sektor yang mendapatkan prioritas dalam pembangunan nasional.

Bagi PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari ini menjadi peluang karena selama ini menggarap pasar pembuatan kapal non-combat untuk mendukung kebutuhan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pertahanan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:00 WIB

Sutopo Purwo Nugroho Lanjutkan Berobat ke Guangzhou Tiongkok

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi mengatakan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Sutopo Purwo Nugroho berobat ke Guangzhou, Tiongkok,…

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar

Selasa, 18 Juni 2019 - 10:00 WIB

Ketum HKI Harap Permen Kawasan Industri Halal Rampung Akhir Tahun Ini

ementerian Perindustrian (Kemenperin) masih membahas rancangan Peraturan Menteri Perindustrian terkait Kawasan Industri Halal. Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar berharap…

Oppo Reno Series (Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:30 WIB

Lewat Reno Series, Oppo Kembali Jajahi Pasar High-end

Oppo akhirnya secara resmi memboyong ponsel seri Reno ke Indonesia. Ponsel yang masuk dalam segmen kelas atas dan mengedepankan fitur fotografi ini hadir di Tanah Air dalam dua model yaitu,…

OPPO Reno Series (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:15 WIB

Resmi Diluncurkan di Indonesia, Ini Keunggulan OPPO Reno Series

Hadir dalam dua varian, yaitu Reno 10x Zoom dan Reno, kedua smartphone ini digadang-gadang sebagai perangkat high-end terbaru OPPO yang diklaim menggunakan penggabungan teknologi terkini dan…

Menko Polhukam Wiranto

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:00 WIB

Wiranto Ajak Masyarakat Berpikir Rasional Terkait Sidang MK

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa sidang Mahkamah Konstitusi berjalan aman dan lancar. Hal ini dilaporkan oleh aparat Kepolisian dan aparat intelijen…