INDUSTRY.co.id - Jakarta-Perum Jamkrindo membidik pertumbuhan penjaminan kredit hingga akhir 2018, sebesar 15 persen sampai 17 persen. Target tersebut menyasar  kredit UMKM dan Koperasi, serta kredit kontruksi turut pula digarap. Tahun lalu Perum Jamkrindo menutup dengan angka Rp130 triliun penjaminan kredit.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan, khusus sampai saat ini penjaminan kredit kontruksi sudah mencapai 17 persen.

"Dikontruksi 3 bulan ontrack dibanding tahun lalu,  tumbuh 17 persen," kata dia di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Untuk menggarap penjaminan kredit kontruksi, lanjut Randi, pihaknya bekerjasama dengan banyak pihak. Baik perbankan maupun secara lngsung dengan penggarap proyek kontruksi.

Dengan perbankan, kata Radi, sudah menggandeng Bank Mandiri, BRI, BNI dan bank yang tergabung di Himbara termasuk dengan pihak swasta.

"Akan sinergi dengan BUMN. Prinsip kecepatan keakuratan assesment dan price," katanya.