Selain Tarif Listrik dan Pajak STNK, PPN Rokok Juga Naik

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 10 Januari 2017 - 19:42 WIB

Ilustrasi industri rokok. (Juni Kriswanto/AFP)
Ilustrasi industri rokok. (Juni Kriswanto/AFP)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bagi Anda pecandu rokok kini mulai harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya pemerintah telah menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) rokok sebesar 9,1 persen per Januari 2017 dari sebelumnya yang hanya 8,7 persen.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan(Kemenkeu) di Jakarta, Selasa (10/1/2017), Peraturan Menteri Keuangan Nomor 207 /PMK 010 /2016 sebagaimana perubahan atas PMK 174/PMK.03/2015. Dalam PMK 174 Tahun 2015 sebelumnya, tarif PPN atas penyerahan hasil tembakau atau rokok ditetapkan 8,7 persen.

"Besar tarif efektif PPN atas sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (penyerahan hasil tembakau) ditetapkan 9,1 persen," bunyi Pasal 4 PMK 207/2016.

Peraturan menteri ini mulai berlaku pada 1 Januari 2017. Beleid tersebut ditandatangani oleh Sri Mulyani dan diundangkan oleh Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM, Widodo Ekatjahjana tertanggal 28 Desember 2016.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara mengungkapkan, kebijakan menetapkan besaran tarif PPN rokok sebesar 9,1 persen sudah melalui diskusi dari seluruh stakeholders, termasuk keinginan dari pemerintah.

"Keputusan Menkeu adalah 9,1 persen. Karena kalau dipungut secara final artinya di tingkat produsen, tarifnya bukan 10 persen tapi 9,1 persen," paparnya.

Saat ditanyakan mengenai potensi penerimaan dari kenaikan PPN rokok, Suahasil tidak menyebutkannya karena alasan lupa. Pemerintah berharap dapat mengerek tarif PPN rokok ke tarif normal sebesar 10 persen.

"Pokoknya secara prinsip kami ingin PPN kembali ke ketentuan umum, tapi sekarang 9,1 persen final. Ini baru diputusin baru berlaku, nanti kita lihat lagi. Arahnya tetap ke normal (10 persen), kapannya nanti didiskusikan," jelasnya.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono

Sabtu, 21 Mei 2022 - 04:30 WIB

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono membahas situasi keamanan laut. Pertemuan hangat ini berlangsung di Kantor KKP Jakarta…

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Donor Darah di Perbatasan RI-PNG

Sabtu, 21 Mei 2022 - 04:00 WIB

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Donor Darah di Perbatasan RI-PNG

Satgas Yonif 126/KC bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jayapura menyelenggarakan donor darah dalam rangka memperingati HUT Yonif 126/KC yang ke-60 Tahun.

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Sabtu, 21 Mei 2022 - 03:27 WIB

KASAD Resmikan Yon Arhanud 9AWJ dan Yon Armed 20/155 GS/BY

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman S.E., M.M., meresmikan dua satuan baru di wilayah Kodam IX/Udayana, yaitu Batalyon Artileri Pertahanan Udara 9/Angkasa Widya…

Presiden Jokowi

Sabtu, 21 Mei 2022 - 03:13 WIB

Presiden Jokowi Terima Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat di Istana Bogor

Presiden Joko Widodo menerima Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat, 20 Mei 2022. Bupati Jayapura Mathius Awoitauw yang mewakili…

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Jumat, 20 Mei 2022 - 19:00 WIB

Menteri Bahlil Tegaskan Indonesia Tak Akan Ekspor EBT ke Negara Manapun

Terkait dengan Energi Baru Terbarukan (EBT), Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia belum akan melakukan ekspor EBT ke negara manapun. Menurutnya, pemerintah Indonesia akan fokus terlebih dahulu…