Presiden Jokowi Minta Kembangkan Pariwisata Berbasis Sejarah

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 27 November 2017 - 05:00 WIB

Presiden Jokowi saat saat menghadiri Peresmian Pembukaan Festival Keraton Nusantara XI di Istana Maimun, Kota Medan (26/11). (Foto: BPMI).
Presiden Jokowi saat saat menghadiri Peresmian Pembukaan Festival Keraton Nusantara XI di Istana Maimun, Kota Medan (26/11). (Foto: BPMI).

INDUSTRY.co.id - Medan- Presiden Joko Widodo meminta para raja, sultan dan petinggi keraton di Nusantara untuk mengembangkan pariwisata berbasis sejarah.

"Saya tadi sudah bisik-bisik dengan bapak Sultan Kasepuhan Cirebon, nanti mungkin awal Desember atau pertengahan Desember saya ingIn mengundang tapi tidak semuanya untuk berbicara masalah keraton yang ada di nusantara, mungkin bisa 20-30 (orang) tapi tidak mungkin 2000 (orang)," kata Presiden Joko Widodo di Istana Maimun, Medan, Minggu (26/11/2017)

Istana Maimun adalah istana Kesultanan Deli yang dibangun pada 1888 oleh Sultan Mahmud Al Rasyid.

"Banyak negara yang berkembang pariwisatanya justru dengan mengangkat peninggalan kerajaan masa lalu seperti di istana atau benteng di Jepang, istana di negara-negara Eropa dan juga Inggris. Yang penting diperkuat dengan narasi dengan cerita sehingga wisatawan menjadi tertarik bukan hanya melihat bangunan istana yang telah direkontruksi tapi juga mendengar kisah-kisah masa lalu," ungkap Presiden.

Dengan mengembangkan wisata "heritage" tersebut, menurut Presiden, maka keraton akan bisa memberikan manfaat bukan hanya bagi Keraton tapi juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar Keraton.

"Saya juga minta Festival Keraton Nusantara terus dikembangkan lagi, sehingga bukan hanya digunakan sebagai sarana edukasi budaya tapi juga sekaligus ikut menggerakkan perekonomian daerah," ungkap Presiden.

Terakhir Presiden berpesan agar para pemangku adat Keraton untuk bersama-sama menjaga kebersamaan, tali persaudaraan, semangat Persatuan.

"Saya yakin para Sultan, para Raja mendapatkan amanah dari para pendahulu atau raja-raja terdahulu untuk menjadi pengayom dari seluruh warga penjaga kerukunan di tengah keragaman menjadi perekat ke-bhinnekaan," tambah Presiden.

Ia meyakini bahwa Indoensia punya banyak nilai-nilai kearifan lokal untuk menyikapi perbedaan seperti mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat.

"Untuk itu nilai-nilai kearifan lokal ini perlu diangkat sehingga setiap gesekan dalam masyarakat bisa diselesaikan secara damai," ungkap Presiden.

Dalam pembukaan festival itu hadir juga Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadingrat dan raja, ratu, serta sultan dari berbagai kesultanan

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Luhut B Pandjaitan (foto Kumparan.com)

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:19 WIB

Luhut 'Curhat' Tepis Isu Negatif Investasi China: Anak Muda Perlu Tahu, Suka Tidak Suka Tiongkok Kekuatan Dunia yang Tak Bisa Diabaikan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjawab isu negatif yang selalu dikaitkan dengan investasi China di Indonesia. Menurut dia, saat ini China merupakan…

Ilustrasi Bahagia

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:19 WIB

Mengatasi Kecemasan Menghadapi ‘New Normal’ dengan Teknik Mindfulness

Kelonggaran beraktivitas di luar rumah bagi sebagian orang yang sudah terbiasa bekerja dari rumah atau Work from Home memberikan berbagai reaksi. Ada yang menyambut gembira, tapi tidak sedikit…

Ilustrasi Dana Haji

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:16 WIB

Soal Dana Haji Rp 8,5 Triliun Ini Penjelasan Wakil Menteri Agama

Jakarta-Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Saadi juga membantah isu dana haji digunakan untuk memperkuat rupiah. Menurut Zainut, tuduhan yang ditujukan kepada pemerintah tersebut adalah…

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (Foto Poskota)

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:01 WIB

Alhamdulillah! Laju Penyebaran COVID-19 Menurun Dalam 7 Hari Terakhir

Jakarta- Angka penyebaran COVID-19 di Indonesia dalam 7 hari terakhir telah menurun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya tes Corona di masyarakat.

Permintaan Kopi Dunia Turun, Harga Kopi Masih Stabil

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:00 WIB

Permintaan Kopi Dunia Turun, Harga Kopi Masih Stabil

Dengan konsumsi yang terkena imbas COVID-19, menurut laporan Coffee Outlook terbaru (https://research.rabobank.com/far/en/sectors/beverages/coffee-outlook-q2-2020.htm) dari spesialis agribisnis…