Dongkrak Penjualan, Asia Pacific Fiber Genjot Produksi Serat Antiapi

Oleh : Hariyanto | Rabu, 22 November 2017 - 17:38 WIB

PT Asia Pacific Fiber Tbk (ist)
PT Asia Pacific Fiber Tbk (ist)

INDUSTRY co.id -Jakarta - Guna meningkatkan angka penjualan, produsen tekstil PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) menggenjot produksi serat antiapi. Langkah tersebut dilakukan lantaran permintaan domestik terhadap serat antiapi meningkat benerapa tahun ini.

"Kebutuhan domestik terhadap serat antiapi meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Prospek pasarnya sangat bagus dan marginnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang lain," kata Asisten Eksekutif Presiden Direktur Asia Pacific Fibers, Prama Yudha Amdan kepada pers di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Menurut Yudha, kapasitas terpasang perseroan pada produk serat dan benang filament mencapai 197.000 ton.  "Volume flame retardant fiber atau serat antiapi baru sekitar 3% hingga 5% secara keseluruhan, tapi pertumbuhan permintaan pasarnya begitu fantastis," papar dia.

Nilai pasar domestik dan ekspor bahan baku produk tekstil fungsional tersebut tumbuh sangat signifikan. Hanya saja, kapasitas produksi serat segmen jenis ini masih sangat terbatas di dalam negeri.

Sebagian besar permintaan domestik masih bergantung impor karena teknologi pabrikan domestik umumnya belum memadai. "Nilai impor produk tekstil fungsional secara keseluruhan tahun lalu mencapai US$1,2 miliar," ujar Yudha.

Perseroan memasarkan serat antiapi ke sejumlah pabrikan otomotif, maskapai penerbangan, pemegang merek fesyen, dan industri kesehatan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Sabtu, 20 April 2019 - 10:32 WIB

Peringati Harkonas, YLKI Minta Pemerintah Serius Lindungi Konsumen

Setiap 20 April, diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional, atau Harkonas yang tak bisa dilepaskan dari UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Pasalnya Harkonas mengacu pada…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 20 April 2019 - 10:05 WIB

Kemenperin Pacu Hilirisasi Komoditas Kelapa Terpadu dari Jambi Sampai Gorontalo

Kementerian Perindustrian semakian giat memacu hilirisasi komoditas kelapa agar menjadi produk industri dalam negeri yang bernilai tambah tinggi.