Astra Agro Lestari Berharap Produksi CPO Meningkat 5 Persen di 2018

Oleh : Hariyanto | Selasa, 14 November 2017 - 10:26 WIB

kelapa sawit
kelapa sawit

INDUSTRY co.id -Jakarta - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berharap produksi minyak kelapa sawit mentah (CPO) bisa meningkat 5% pada tahun depan. 

"Cuaca hujan masih memengaruhi produksi CPO pada tahun ini," kata Direktur Utama AALI, Santosa, kepada pers di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Jika curah hujan masih normal hingga akhir tahun, menurut Santosa, produksi CPO diperkirakan tembus hingga 1,7 juta ton. "Proyeksi akhir tahun kami 1,6 juta ton. Kalau semua berjalan lancar dalam artian tidak hujan terus-menerus, bisa mencapai 1,7 juta ton," ungkap Santosa.

Produksi CPO pada tahun depan juga bisa naik dengan makin menurunnya lahan yang belum menghasilkan. Diperkirakan pada akhir tahun ini, lahan yang belum menghasilkan tinggal 20.000 hektare (ha) dari sebelumnya 26.000 ha sampai kuartal III tahun ini.

Sementara itu, luas lahan sawit yang sudah menghasilkan hingga kuartal III 2017 mencapai 271.000 ha atau naik dari 261.000 ha pada periode yang sama tahun lalu.

"Kami gelontorkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sepertiga dari total Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun pada tahun depan untuk lahan yang belum menghasilkan ini. Digunakan untuk perawatan dan pupuk," ujar Santosa.

Sedangkan produktivitas lahan sawit AALI juga meningkat dari 2,6 ton per ha tiap tahun menjadi 2,95 per ha tiap tahun. Kenaikan produktivitas itu juga akan menjadi salah satu pendorong kenaikan produksi CPO pada tahun depan.

AALI akan membuka lini bisnis baru pada tahun ini, yakni peternakan sapi. Perseroan akan menggelontorkan dana investasi sekitar Rp100 miliar untuk mendatangkan sapi impor dan membangun infrastruktur peternakan di Kalimantan Tengah.

Tahun ini lebih dari 7.000 sapi diimpor dari Australia. Sebanyak 3.370 ekor merupakan sapi indukan untuk diternakkan, sedangkan 4.000 sapi bakalan digemukkan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.

Oppo F11 Pro

Senin, 16 Desember 2019 - 10:18 WIB

Gandeng OkeShop dan Global Teleshop, OPPO Buka 6 Gerai Dengan Konsep Baru di 3 Kota

Dipenghujung tahun 2019, OPPO kian agresif mendekatkan diri kepada konsumenya dengan menggandeng OkeShop dan Global Teleshop untuk menghadirkan toko konsep baru yang dibuka secara serentak pada12…