Bangun Kawasan Wisata, Pengusaha Tiongkok Investasi Rp150 Miliar di Pulau Kera

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 09 September 2017 - 15:10 WIB

Ilustrasi wisata pantai (Foto Dok Industry.co.id)
Ilustrasi wisata pantai (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id -

Kupang- Para investor dari Tiongkok akan menanamkan investasinya sekitar Rp150 miliar untuk membangun Pitoby Raya Resort di Pulau Kera, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Para pengusaha dari Tiongkok itu telah mengunjungi Pulau Kera, Kamis, dan akan melakukan investasi di pulau kecil yang terletak di bibir Pantai Kota Kupang itu sekitar Rp200 miliar," kata Bobby Pitoby, CEO Pitoby Grup kepada awaka media di Kupang, Kamis (7/9/2017)

Ia mengatakan para pengusaha dari Tiongkok itu, tidak hanya membangun resort di Pulau Kera, tetapi juga mengembangkan pulau kecil itu menjadi sebuah objek wisata yang menarik bagi wisatawan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan konjen RRT di Denpasar, Bali Hu Yinguan saat mengantar 28 pengusaha asal Negeri Tirai Bambu itu berkunjung ke Pulau Kera, Kamis," katanya.

Ia menjelaskan, Pitoby Group telah siap berinvestasi membangun Pitoby Raya Resort memanfaatkan lahan yang seluas 25 hektare dari total lahan yang dimiliki sekitar 40 hektare lebih di Pulau Kera.

Selain membangun resort atau hotel eksklusif itu, Pitoby Group juga akan mengembangkan potensi kelautan yang dijadikan sebagai arena Water Sport (permainan laut) dan sejenisnya.

"Kami juga akan bangun berbagai infrastruktur pendukung lainnya seperti dermaga, area loby, presidential suite yang di dalamnya terdapat kolam renang eksklusif," kata Bobby.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) NTT itu mengatakan Pulau Kera memiliki pesona alam yang sangat memikat, dengan didukung pula dengan pantainya berpasir putih.

"Saya optimistis para investor dari Tiongkok itu akan menanamkan modalnya di pulau kecil yang dihuni oleh sekelompok nelayan kecil dari Bajo dan Kupang itu," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…