INDUSTRY.co.id - KEK Kendal - PT PLN (Persero) terus memperkuat infrastruktur kelistrikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah melalui pembangunan Gardu Induk 150 kV KEK Kendal dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kendal Incomer. Proyek strategis ini ditargetkan beroperasi pada akhir 2026.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) Ferdyan Hijrah Kusuma mengatakan, ketersediaan listrik yang andal merupakan faktor utama dalam menarik investor masuk ke kawasan industri.
“Intinya adalah menyuplai dan mendukung kelistrikan di KEK Kendal. Sehingga ketika ketersediaan listriknya semakin baik, tenant yang berinvestasi di sana semakin banyak,” kata Ferdyan di Semarang, Jumat.
Ferdyan menyebut progres pengadaan lahan untuk gardu induk dan transmisi telah menunjukkan perkembangan signifikan. Dengan dukungan stakeholder dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, seluruh tapak tower dan lahan gardu induk sudah memasuki tahap konstruksi.
“Untuk pengadaan lahan gardu induk serta transmisi, Alhamdulillah dengan dukungan stakeholder dan Pemerintah Provinsi Jateng, untuk tapak tower dan juga gardu induk sudah bisa dikonstruksi semua,” ujarnya.
Saat ini PLN masih menyelesaikan proses kompensasi terkait administrasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat. Setelah rampung, pembangunan diharapkan berjalan lebih optimal.
Dorong Investasi dan Lapangan Kerja
PLN menargetkan proyek ini selesai di penghujung 2026. Bertambahnya pasokan listrik diharapkan memicu pertumbuhan tenant baru di KEK Kendal dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah.
“Kami targetkan proyek ini akan selesai di akhir tahun ini, sehingga kawasan ekonomi Kendal semakin segera melesat terkait dengan pertumbuhan tenant-nya,” kata Ferdyan.
Ia juga menegaskan proyek ini bukan pembangunan pembangkit baru, melainkan penyambungan dari jaringan transmisi eksisting ke KEK Kendal.
“Untuk proyek ini kami menyambungkan dari transmisi eksisting. Jadi tidak ada pembangkit yang ditaruh di Kendal. Kami hanya menyambungkan listrik dari jalur transmisi eksisting,” tutupnya.