AK Tekstil Solo Siap Pasok 135 Ribu Tenaga Kerja

Oleh : Ridwan | Jumat, 25 Agustus 2017 - 17:00 WIB

Menperin Airlangga Hartarto kunjungan ke pabrik TPT di Solo (Foto Humas)
Menperin Airlangga Hartarto kunjungan ke pabrik TPT di Solo (Foto Humas)

INDUSTRY.co.id - Solo- Kementerian Perindustrian bertekad untuk terus memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan penting terkait upaya peningkatan daya saing industri nasional, terutama dalam hal tenaga kerja yang kompeten.

Dalam hal ini, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Solo (AK Tekstil Solo) akan berperan memasok para lulusannya kepada sektor padat karya tersebut.  

"AK Tekstil Solo ini merupakan salah satu unit pendidikan di bawah Kemenperin yang dijadikan pilot project untuk pengembangan pendidikan vokasi dengan mengadopsi konsep dual system dari Jerman," kata Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Industri, Mujiyono mewakili Menteri Perindustrian pada Kuliah Umum di AK Tekstil Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/8/2017).  

Mujiyono menjelaskan, konsep pendidikan sistem ganda ini berorientasi pada penguasaan kemampuan kerja dengan mengintegrasikan pelajaran di kampus dan praktik di perusahaaan sehingga para lulusan yang dihasilkan sesuai kebutuhan dunia industri.

"Dalam satu semester, sekitar dua bulan pembelajaran teori dan praktik di kampus, kemudian tiga bulan praktik kerja atau magang di perusahaan," tuturnya.  

Fasilitas pendukung proses pembelajaran di AK Tekstil Solo telah dilengkapi dengan ruang workshop dan laboratorium serta mesin dan peralatan yang modern sehingga menyesuaikan penggunaan teknologi produksi di industri tekstil saat ini.

Untuk itu, sebagai pelopor pendidikan vokasi dengan konsep dual system, AK Tekstil Solo menjadi rujukan dalam pembangunan kolaborasi yang baik antara lembaga pendidikan dengan industri.  

"AK Tekstil Solo menerapkan sistem pendidikan yang berkualitas dengan beasiswa ikatan kerja bagi para mahasiswanya," papar Mujiyono.

Kegiatan belajar di kampus telah dimulai pada Oktober 2015 dengan jumlah mahasiswa sebanyak 123 orang. Dari total tersebut, 60 persen mahasiswa berasal dari masyarakat umum dan sisanya merupakan pegawai pabrik yang sedang dalam peningkatan kompetensi.  

Selain dari AK Tekstil Solo, Kemenperin juga memasok tenaga kerja terampil untuk sektor padat karya ini dari Politeknik STTT Bandung yang setiap tahun menghasilkan lulusan sebanyak 300 orang per tahun.

Berdasarkan proyeksi pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional ke depan, penyerapan tenaga kerjanya akan mencapai 135 ribu orang per tahun atau 22,5 persen dari total kebutuhan tenaga kerja sektor industri di Indonesia.  

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Sabtu, 20 April 2019 - 10:32 WIB

Peringati Harkonas, YLKI Minta Pemerintah Serius Lindungi Konsumen

Setiap 20 April, diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional, atau Harkonas yang tak bisa dilepaskan dari UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Pasalnya Harkonas mengacu pada…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 20 April 2019 - 10:05 WIB

Kemenperin Pacu Hilirisasi Komoditas Kelapa Terpadu dari Jambi Sampai Gorontalo

Kementerian Perindustrian semakian giat memacu hilirisasi komoditas kelapa agar menjadi produk industri dalam negeri yang bernilai tambah tinggi.