Realokasi APBN Menjadi Bansos Dinilai Lebih Tepat Sasaran

Oleh : Wiyanto | Jumat, 30 September 2022 - 07:01 WIB

Forum Monitor hadirkan pembicara salahsatunya Arya Sinulingga Staf Khusus Menteri BUMN
Forum Monitor hadirkan pembicara salahsatunya Arya Sinulingga Staf Khusus Menteri BUMN

INDUSTRY.co.id-Jakarta - Sejak 3 September 2022 lalu pemerintah memutuskan untuk membatasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan alasan subsidi yang nilainya fantastis itu tidak tepat sasaran. Akibat pembatasan itu, harga BBM jenis pertalite dan solar naik signifikan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan langkah penyesuaian harga BBM merupakan pilihan sulit yang berat diambil pemerintah. Sebab menurutnya, kondisi ekonomi global saat ini tidak dapat diprediksi oleh siapapun terutama akibat perang Rusia dan Ukraina.

"Kalau dulu tidak ada perang Rusia Ukraina, mungkin tidak akan ada kenaikan harga (BBM). Kita harus tahu juga kondisi pemerintah seperti itu. Pemerintah juga tidak ingin menaikkan harga BBM, cuma darimana lagi uang itu diambil. Tidak ada yang bisa memprediksi kondisi ekonomi hari ini," kata Arya Sinulingga diskusi virtual Forum Monitor yang bertema “Kenaikan Harga BBM dan Realokasi APBN Tepat Sasaran untuk Rakyat” pada Kamis (29/9).

Terlebih lanjut Arya, meski subsidi BBM dibatasi, pemerintah justru merealokasi APBN ke berbagai bantuan sosial. Oleh sebab itu seharusnya keputusan itu diapresiasi oleh masyarakat, jangan malah melayangkan kritik pedas terhadap pemerintah.

"Kita harus pahami, anggaran tersebut darimana lagi, dari utang? Coba cari, tidak ada negara lain yang memberikan subsidi itu sebesar Rp500 Triliun, Malaysia cuma Rp100 Triliun, negara mana yang siap memberikan," katanya ketika menjawab berbagai pertanyaan dan kritik peserta diskusi Forum Monitor.

Sementara itu, Anggota Komite II DPR RI Angelius Wake Kako dalam kesempatan itu juga mengingatkan, masyarakat Indonesia tidak bisa selamanya mengandalkan energi fosil seperti minyak dan gas. Sebab, cadangan migas terus menipis.

"Akhirnya saya juga berpikir, ternyata kita adalah sudah bukan masa depan lagi untuk Indonesia sudah selesai sebenarnya, kita sudah tidak punya waktu lama lagi kecuali ada temuan-temuan cadangan-cadangan yang baru," ujar Angelo, sapaan karib Angelius.

Ia menambahkan, situasi global saat ini juga telah mengarahkan seluruh masyarakat dunia agar mengedepankan pola hidup green energy. Maka dari itu, pemerintah seharusnya mengampanyekan bahan bakar ramah lingkungan dan tidak terlalu membanggakan minyak dan gas.

“Ini yang menjadi di satu sisi kesempatan untuk Indonesia untuk sudah harus mulai berpikir untuk tinggalkan ini segera tinggalkan energi fosil ini segera karena banyak sudah bukan masa depan,” katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ms. Echo Hong CEO JDL Express Indonesia

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:46 WIB

JDL Express Indonesia Siap Berikan Layanan Terbaik di Harbolnas 12.12

Momen tanggal kembar selalu ditunggu-tunggu oleh para pecinta belanjam online serta para pelaku bisnis online. Menyambut festival belanja online terbesar di akhir tahun yaitu 12.12, JDL Express…

Ninja Xpress

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:31 WIB

Tips Mudah dari Ninja Xpress untuk Bantu Tingkatkan Penjualan

Menjelang akhir tahun, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2022 menjadi saat yang tepat untuk berjualan karena tingginya antusias konsumen untuk berbelanja. Hal ini juga dibuktikan melalui…

Konferensi pers Lamudi.co.id Property Award

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:30 WIB

Lamudi.co.id Property Award Bakal Kembali Digelar, Hadirkan 11 Kategori Fenomenal

Ajang penghargaan bergengsi bagi pelaku industri properti di Tanah Air, Lamudi.co.id Property Award (LPA) akan kembali digelar. Lamudi.co.id Property Awards adalah ajang penghargaan tahunan…

Cleo Air Minum (Ist)

Rabu, 07 Desember 2022 - 07:28 WIB

CLEO Dijadwalkan Bangun 3 Pabrik Baru dan Kembangkan Jaringan Distribusi di 2023

PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group) emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan IDX ticker code: CLEO:IJ, akan melanjutkan ekspansi agresif Perseroan pada tahun 2023, dengan…

Agenda Business Matchmaking antara Startup dan BUMN pada event Nex-BE Fest 2022 di Bali, pekan lalu.

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:42 WIB

Telkom Melalui MDI Ventures dan TMI hasilkan lebih 150 Potensi Sinergi antar BUMN dan Startup

Rangkaian event tahunan ‘Next Billion Ecosystem Festival’ (Nex-BE Fest) besutan MDI Ventures dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero)…