Tingkat Hunian Hotel di Bali Turun 0,47 Persen

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 Maret 2017 - 11:43 WIB

Ilustrasi Hotel di Bali (Andrew Brownbill/Getty Images)
Ilustrasi Hotel di Bali (Andrew Brownbill/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Tingkat hunian kamar hotel berbintang di Bali sebesar 59,61 persen pada bulan Januari 2017 menurun 0,47 persen dibandingkan dengan bulan Desember 2016 yang mencapai 60,08 persen.

"Dari sembilan kabupaten/kota di Bali hanya lima daerah memiliki fasilitas hotel berbintang dengan tingkat hunian tertinggi di Kabupaten Badung sebesar 64,94 persen, meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat 61,88 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Minggu (12/3/2017)

Ia mengatakan, menyusul hotel berbintang di wilayah Kota Denpasar dengan tingkat hunian 56,61 persen menurun 2,23 persen dari bulan sebelumnya yang tercatat 58,84 persen dan hotel di Kabupaten Gianyar 39,48 persen juga merosot 15,01 persen dari bulan sebelumnya 54,49 persen.

Sedangkan hotel berbintang di Kabupaten Buleleng tingkat huniannya 37,03 persen juga merosot 6,37 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 43,40 persen dan hotel di kabupaten Karangasem huniannya hanya 24,17 persen menurun 9,79 dari bulan sebelumnya 33,96 persen.

Adi Nugroho menambahkan, menurut klasifikasi hotel tingkat hunian kamar hotel berbintang empat memiliki tingkat hunian tertinggi yakni mencapai 63,71 persen selama bulan Januari 2017 menurun dibanding bulan Desember 2016 yang tercatat 66,42 persen.

Menyusul hotel berbintang lima dengan tingkat hunian 62,01 persen menurun dari bulan sebelumnya 58,99 persen, hotel berbintang satu 58,36 persen juga menurun dari bulan Desember 2016 tercatat 41,12 persen.

Sedangkan hotel berbintang dua tingkat hunian 53,11 persen menurun dibanding bulan Desember 2016 yang mencapai 60,45 persen dan hotel berbintang tiga 53 persen merosot dari bulan sebelumnya tercatat 55,97 persen.

Adi Nugroho menjelaskan, wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang menginap di hotel berbintang dalam menikmati liburan di Pulau Dewata rata-rata 2,88 hari.

Angka tersebut naik 0,21 persen dibandingkan dengan rata-rata lama menginap wisatawan pada bulan Desember 2016 yang tercatat 2,67 hari. Dengan demikian secara keseluruhan rata-rata lama mengingat wisatawan dalam negeri bulan Januari 2017 2,43 hari lebih rendah dari rata-rata wisman yang mencapai 3,09 hari.

Wisatawan dalam dan luar negeri menikmati liburan di Bali paling lama tinggal di hotel berbintang di wilayah Kota Denpasar yang mencapai 3,36 hari, naik dari bulan sebelumnya yang hanya 2,46 hari.

Menyusul hotel berbintang di wilayah Kabupaten Karangasem selama 3,20 hari, naik sedikit dari bulan sebelumnya 3,13 hari, hotel di wilayah Kabupaten Badung 2,83 hari, naik dari bulan sebelumnya rata-rata 2,78 hari, di wilayah Kabupaten Gianyar selama 2,46 hari turun dari sebelumnya 2,76 hari dan hotel di wilayah Buleleng 2,10 hari, naik dari bulan sebelumnya hanya 1,30 hari, ujar Adi Nugroho.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:36 WIB

Industri Daur Ulang Jadi Jalan Keluar Atasi Masalah Sampah Plastik

Ketua Umum Asosisasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim, mengungkapkan, daur ulang adalah solusi jitu dalam mengatasi sampah botol plastik.

Pelayanan di kantor Bank DKI

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:34 WIB

2018, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9 Persen

Jakarta - Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar…

Peresmian Kerjasama Proyek KPBU

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:24 WIB

Pemerintah Dorong Skema KPBU Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.

MoU BNI Syariah dengan Universitas Juanda Bogor

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:45 WIB

BNI Syariah Gandeng Unida Terkait Produk dan Jasa Perbankan

Jakarta - BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Juanda Bogor (Unida). Nota kesepahaman ini terkait dengan pemanfaatan…

Pengurus KTNA

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23 WIB

KTNA: Bertani Kini Lebih Mudah dan Menguntungkan

Jakarta - Menjalani aktifitas pertanian kini lebih mudah dan menguntungkan. Kementerian Pertanian sudah tepat sasaran dalam membantu petani.