Sritex Harapkan Peningkatan Ekspor ke Arab Saudi

Oleh : Hariyanto | Selasa, 07 Maret 2017 - 12:39 WIB

Produksi tekstil (vov5)
Produksi tekstil (vov5)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) masih minim dalam melakukan ekspor ke Arab Saudi. Dari total pendapatan, kurang dari 1% ekspor ke Arab Saudi.

Kedatangan Raja Arab Saudi ke Indonesia membuka kesempatan bagi Perusahaan dengan kode emiten SRIL tersebut untuk meperbesar ekspor tekstil dan pakaian jadi ke Arab Saudi.

Adapun produk yang di ekspor ke Arab Saudi adalah seragam militer yang digunakan tentara Kerajaan Arab Saudi. Perseroan berharap, ekspor produk ke Arab Saudi tidak hanya pakaian militer.

Manajemen SRIL sudah mempersiapkan ekspansi pasar ekspor ke Arab Saudi dan berusaha menambah kapasitas produksi yang masih dalam pengerjaan. Sedangkan pabrik baru rencananya akan beroperasi tahun ini, sehingga belanja modalnya sudah tidak besar.

Pabrik yang berlokasi di Jawa Tengah ini akan menambah kapasitas produksi spinning SRIL sebesar 16% jadi 654.000 bales per tahun. Lalu, weaving meningkat 50% menjadi 180 juta meter per tahun, dyeing/finishing melonjak 100% menjadi 240 juta yard per tahun, dan garmen naik 67% menjadi 30 juta potong per tahun.

Untuk mendorong margin tetap stabil, perseroan fokus meningkatkan value produk dan melakukan efisiensi produksi maupun pengembangan produk bernilai tambah.

SRIL mendongkrak segmen bisnis finishing dan garmen karena memiliki margin lebih tinggi dibanding bisnis spinning maupun weaving. Saat ini, segmen finishing mempunyai gross margin 25% dan segmen garmen 32%, sedangkan gross margin segmen spinning hanya 13% dan bisnis weaving 18%.

Untuk kedepanya, SRIL berencana mengembangkan industri terintegrasi di Kalimantan. Perseroan akan membuka Hutan Tanaman Industri untuk memasok bahan baku ke pabrik pulp dan selanjutnya memproduksi rayon dan muaranya menghasilkan benang. (Hry/ Imq)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Dell EMC IDPA DP4400

Jumat, 20 Juli 2018 - 08:03 WIB

Dell EMC Luncurkan Perangkat Perlindungan Data Integrasi Terbaru Dell EMC IDPA DP4400

Dell EMC IDPA DP4400 baru menawarkan kapabilitas inovatif dan dukungan aplikasi ekstensif dalam satu solusi dengan parameter dan harga yang tepat bagi pelanggan skala menengah

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Jumat, 20 Juli 2018 - 08:00 WIB

Kapolri Tito Usulkan UU Perlindungan Penegak Hukum

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengusulkan adanya undang-undang untuk perlindungan penegak hukum karena berpotensi mendapat ancaman berat saat sedang menjalankan tugasnya.

BKPM

Jumat, 20 Juli 2018 - 07:50 WIB

BKPM Fokus Tingkatkan Koordinasi Pusat-Daerah Dukung OSS

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan fokus untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi antara pusat dan daerah dalam implementasi sistem pelayanan yang terintegrasi secara elektronik…

Pengerjaan Proyek Infrastruktur (foto: Humas)

Jumat, 20 Juli 2018 - 07:46 WIB

Waketum Kadin: Sektor Konstruksi Merupakan Bisnis Yang Paling Menarik

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Erwin Aksa menyatakan bahwa sektor konstruksi sekarang merupakan bisnis yang paling menarik karena pemerintah gencar membangun infrastruktur.

PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto Tambang)

Jumat, 20 Juli 2018 - 07:42 WIB

Akhir Pekan IHSG Bakalan Tertekan

Diperkirakan IHSG akan bergerak kembali cenderung tertekan diakhir pekan dengan rentan support resistance 5814-5900. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantarnya INDY, LPPF, TKIM, AALI,…