Gubernur DKI Jakarta Lakukan Kick off Pembangunan Jakarta International Stadium Jakarta

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 15 Maret 2019 - 23:24 WIB

Acara kick off dihadiri perwakilan pecinta sepakbola, para pemain Persija legendaris dan supporter dari berbagai entitas di Jakarta, Kamis (14/3/2019).
Acara kick off dihadiri perwakilan pecinta sepakbola, para pemain Persija legendaris dan supporter dari berbagai entitas di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

INDUSTRY.co.id - Jakarta –Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan Kick off (tendangan perdana)   sebagai   penanda dimulainya   pembangunan “Jakarta International Stadium”yang  berlokasi di Kelurahan Papanggo,Kecamatan  Tanjung Priok, Jakarta  Utara.

PT  Jakarta  Propertindo (Perseroda)  atau disebut “Jakpro”merupakan BUMD pelaksana penugasan melalui Pergub Nomor 14 Tahun 2019. 

“Hari ini merupakan bentuk akuntabilitas awal dari tanggungjawabdan amanah yang diberikan oleh masyarakat dan PemprovDKI kepada Jakpro”, ungkap Direktur Utama PT  Jakarta  Propertindo  (Perseroda)  Dwi  Wahyu  Daryoto.

Acara kick  off dihadiri perwakilan pecinta sepakbola, para  pemain  Persija legendaris  dan supporter dari berbagai entitas di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Proses persiapan dan   pengembangan lahan   proyek sudah   hampir   tuntas.“Pelaksanaan konstruksi secara fisik dilaksanakan dalam waktu tiga pekan setelah kick off ini,” ungkapnya.

Bangunan  dan  kawasan  stadion dirancang  untuk  siap disertifikasi green  building (greenship)  dengan  target grade  platinum: seperti  pengelolaan  energi  dan  air, disiapkan   pengelolaan  air  limbah  dan  air  alami  dengan  standar ramah lingkungan atau ecofriendly,   meminimalisir air yang   terbuang keluar dari kawasan,   dan memanfaatkan segala sumber daya yang ada di kawasan ini.

“Jakarta International  Stadium”diproyeksikan menjadi  tempat  pembinaan  olahraga khususnya sepakbola dan olahraga lainnya dari A sampai Z. Pembangunan dilaksanakan di atas lahan  seluas  221.000  m2 dengan estimasi kapasitas    penonton hingga 82.000    orang.

Kawasan    yang    dikembangkan mengedepankan kemudahan akses  dengan  moda  transportasi umum berbasis  rel.Ruang  interaksi terbuka  dapat  digunakan bahkan  untuk  shalat dalam jumlah  besar sebelum  menonton  pertandingan  bola. Stadion  ini juga memerhatikan  kebutuhan difabel. Terintegrasinya ruang publik dengan area danau menjadikan suasana fasilitas olahraga yang menyatu dengan alam.

“Satu mimpi kami yang tidak kalah penting adalah menjadikan kawasan ini sebagai tempat  edukasi  yang  dapat membangun  dan  mengembangkan leadership dan followership berbasis pendekatan sport dan sportivitas,”sambung Dwi. Para pemangku kepentingan menghadiri acara sebagai wujud kegembiraan bersama dan   berlanjut disiapkan   ruang   untuk menuangkan   gagasan-gagasan untuk menjadikan Jakarta  International  Stadium  ini menjadi  sebuah  kebanggaan Jakarta untuk Indonesia.

PT.Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di sektor properti, infrastruktur,dan utilitas dengan karya-karya iconic. Dua diantaranya  bersertifikasi  internasional  yang  dibangun  dalam  rangka  Asian  Games  2018:  Jakarta International  Equestrian  Parkdan  Jakarta  International  Velodrome, keduanya  berlokasi  di Jakarta Timur.

Kiprah Jakpro bermula para tahun 1960, Jakpro sebagai Badan Pengelola Lingkungan (BPL) dengan tanggung jawab mengelola Kawasan Pluit. Pada September 1997 didirikan PT Pembangunan Pluit Jaya dengan limpahan aset dari eks BPL Pluit. Setelah  merger  dengan  PT  Pembangunan  Pantai  Utara  Jakarta,  pada  tanggal  15  Desember  2000 nama perseroan menjadi PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Perseroan memiliki 4 anak usaha yaitu PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP), PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), PT Jakarta Konsultindo (Jakon), PT  Pulo  Mas  Jaya  (PMJ),  dan  satu joint venture  company PT  Jakarta  Solusi  Lestari (JSL). Selain  anak  usaha,  perseroan  memiliki  8  afiliasi  yaitu  PT  Trans  Jakarta,  PT  Jakarta  Tollroad Development,  PT  Cinere  Serpong  Jaya,  PT  MUJ  ONWJ,  PT  Jakarta  Realty,  PT  KEK  Marunda,  PT Jakarta Marga Jaya,dan PT Marga Lingkar Jakarta.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…