DKI Jakarta Dinilai Punya Potensi Besar Kembangkan Pariwisata Halal

Oleh : Ridwan | Selasa, 12 Maret 2019 - 08:25 WIB

Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Regional II Kemenpar, Reza Pahlevi saat membuka Workshop Pengembangan Pariwisata Halal di Kota Tua Jakarta (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Regional II Kemenpar, Reza Pahlevi saat membuka Workshop Pengembangan Pariwisata Halal di Kota Tua Jakarta (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Provinsi DKI Jakarta dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan pariwisata halal di Indonesia. Pasalnya, dari segi infrastruktur, aksesibilitas, dan amenitas, DKI Jakarta sudah sangat mendukung.

"Jakarta sudah punya semuanya baik dari segi infrastruktur, aksesibilitas, maupun amenitas," kata Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Regional II Kemenpar Reza Pahlevi kepada Industry.co.id di Jakarta (11/3).

Namun, Reza menilai masih ada tantangan yang cukup berat bagi pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mengembangkan pariwisata halal salah satunya yaitu terkait pemahaman pariwisata halal itu sendiri.

"Masih banyak yang menilah wisata halal itu ya wisata syariah. Ini yang terus kami sosialisasikan agar pemahaman pariwisata halal dapat dipahami oleh para pelaku usaha pariwisata di DKI Jakarta," terang Reza.

Ditambahkan Reza, pihaknya terus menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk mempersiapkan fasilitas halal di DKI Jakarta salah satunya di Kota Tua.

"Kami sedang persiapkan semua fasilitasnya, sehingga wisatawan mancanegara dari Malaysia, Timur Tengah dan lainnya dapat membelanjakan uangnya di Kota Tua," imbuh Reza.

Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Alberto Ali mengungkapkan, Jakarta memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan pariwisata halal. 

"Dari segi infrastruktur kami sudah siap dan sudah memenuhi syarat untuk pengembangan pariwisata halal," kata Alberto.

Ditambahkan Alberto, pihaknya tengah menyiapkan stimulus bagi para pelaku usaha pariwisata di DKI Jakarta yang ikit serta dalam mengembangkan pariwisata halal. 

"Mereka (pelaku usaha pariwisata) nantinya akan mendapat insentif salah satunya berupa pengurangan pajak daerah," terangnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan Indonesia menjadi peringkat pertama destinasi wisata halal terbaik dunia pada tahun 2019. 

"Tahun kemarin kita (Indonesia) ada diurutan kedua dibawah Malaysia, tahun ini targetnya menjadi nomor satu versi Global Muslim Travel Index (GMTI)," kata Menpar.

Menpar Arief juga menargetkan kunjungan wisatawan halal tourism dunia ke Indonesia pada tahun ini sebanyak 5 juta atau tumbuh 42% dari tahun lalu sebanyak 3,5 juta. "Target 5 juta wisman halal tourism atau mencapai 25% dari target kunjungan 20 juta wisman pada tahun ini," ujarnya 

Untuk menjadi destinasi wisata halal terbaik dunia, Kemenpar bersama stakeholder pariwisata dan Mastercard Crescent Rating Global Muslim Travel Index telah mempersiapkan 10 destinasi pariwisata halal unggulan. Adapun 10 destinasi wisata halal unggulan tersebut adalah Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, JawaTimur (Malang Raya), Lombok, dan Sulawesi Selatan (Makassar dan sekitarnya).

GMTI memproyeksikan jumlah wisatawan muslim dunia pada 2020 mencapai 158 juta dengan total pembelanjaan sebesar USD220 miliar atau setara Rp3.080 triliun dengan pertumbuhan 6% per tahun. Pertumbuhan tersebut diharapkan terus meningkat menjadi USD300 miliar atau setara Rp4.200 triliun pada 2026. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dok Redaksi Industry

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:33 WIB

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Kader utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sector pertanian Indonesia berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sector pertanian negara-negara tetangga, terutama Thailand.  

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:10 WIB

Kemenperin Siapkan Dua Model Program Pacu Penumbuhan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan beberapa program atau model untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren dan menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan…

Krakatau Steel (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:05 WIB

Kementerian BUMN Hormati Proses Hukum yang Sedang Berjalan di PT KS

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, Kementerian BUMN menghormati proses hukum yang sedang berjalan di PT Krakatau Steel.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:37 WIB

Tingkatkan Akses Air, Kementerian PUPR Terus Tambah Tampungan Air dan Dukung Revitalisasi Sungai

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan akses air bagi seluruh rakyat Indonesia melalui berbagai upaya diantaranya program air minum, pembangunan Sistem Penyediaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:10 WIB

Kemenperin Bawa Santri Lulusan Pondok Pesantren Jadi Wirausaha Andal

Kementerian Perindustrian terus berupaya menumbuhkan wirausaha baru di Tanah Air, salah satunya melalui program ‘Santripreneur’. Program yang bertujuan untuk penumbuhan wirausaha baru di…