Garuda dan BRI Ajak Penumpang Berikan Donasi Terbangkan Relawan IDI

Oleh : Herry Barus | Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:40 WIB

Kerja sama BRI dan IDI (Foto Dok Industry.co.id)
Kerja sama BRI dan IDI (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Cengkareng- Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menerbangkan sedikitnya 23 tenaga medis yang berasal dari "Ikatan Dokter Indonesia" (IDI) dalam sinergi misi kemanusiaan membantu korban gempa di Lombok.

Melalui sinergi misi kemanusiaan ini, Garuda Indonesia yang didukung penuh oleh BRI  akan menerbangkan dokter dan tenaga ahli medis IDI untuk menjadi relawan dalam membantu korban gempa di Lombok, sekaligus membawa kebutuhan logistik obat-obatan bagi sejumlah posko pengungsi di Lombok.

Direktur Niaga Domestik Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan, "Sinergi BUMN dalam misi kemanusiaan bersama BRI dan IDI ini kami harapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya seluruh pihak dalam meringankan kondisi yang saat ini dialami oleh para pengungsi, khususnya terkait kebutuhan tenaga medis dan obat-obatan.

Nina juga menambahkan, "Pada kesempatan ini, kami juga berterimakasih terhadap BRI yang telah mempercayakan Garuda Indonesia dalam bersinergi sebagai penyedia jasa transportasi udara untuk menerbangkan rekan-rekan tenaga medis IDI ke Lombok".

“Melalui sinergi BUMN ini, masyarakat juga diajak berkontribusi langsung dalam membantu korban gempa dengan menerbangkan tenaga medis IDI ke Lombok melalui dukungan pembelian tiket Garuda Indonesia. Setia transaksi pembelian tiket Garuda Indonesia dengan kartu kredit BRI, akan didonasikan sebesar IDR 1 juta utk memberangkatkan tenaga medis ke Lombok”, jelas Nina.

Lebih lanjut Nina mengungkapkan, "Selain menerbangkan tenaga medis, melalui lini layanan kargo udara, Garuda Indonesia juga turut mendistribusikan bantuan logistic obat-obatkan ke sejumlah posko pengungsian di Lombok bersama pemangku kepentingan terkait".

Adapun misi kemanusiaan melalui dukungan tenaga medis yang dikirimkan ke Lombok tersebut juga mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI.

"Diterbangkannya relawan tenaga medis ke Lombok tersebut merupakan langkah awal sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan Lombok tetap menjadi tujuan wisata yang aman dan nyaman", jelas Direktur Niaga Domestik Garuda Indonesia Nina Sulistyowati.

Sementara itu, Direktur Konsumer BRI Handayani menambahkan "Kegiatan ini juga merupakan inisiatif yang bisa mempercepat pemulihan industri pariwisata di Lombok yangg merupakan salah satu 10 destinasi utama pariwisata nasional", jelasnya.

Handayani mengungkapkan sinergi ini merupakan wujud nyata BUMN Hadir Untuk Negeri dalam bidang kemanusiaan. “BRI Group sendiri secara bertahap telah menyalurkan bantuan langsung berupa sembako, obat obatan gratis, dapur umum, tenda darurat serta air bersih kepada korban gempa Lombok,” imbuhnya.

Lebih lanjut, sejalan dengan peningkatan pengiriman barang bantuan kargo menuju Lombok, Garuda Indonesia juga menyediakan potongan harga sebesar 50 persen untuk pengiriman barang bantuan bencana alam di Lombok tersebut.

 Informasi lebih lanjut mengenai potongan harga tersebut dapat menghubungi call center Garuda Indonesia Cargo di 021-2351-9090 atau di 0804 1 909090. Adapun penawaran khusus tersebut berlangsung hingga 20 Agustus 2018 mendatang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lenovo 'The Rise of Region' (Foto: Dok. Lenovo)

Sabtu, 23 Februari 2019 - 18:15 WIB

Lenovo Kembali Gelar Turnamen "Rise of Legion" di Berbagai Kota

Lenovo, salah satu merk teknologi terdepan di dunia, kembali mengadakan turnamen eSports tingkat nasional yang bertajuk "Rise of Legion".

Puluhan wartawan dan pelaku usaha mikro dapat pelatihan Vokasional SDM Kewirausahaan

Sabtu, 23 Februari 2019 - 18:00 WIB

Pacu Wirausaha Baru, Kemenkop dan UKM Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Kementerian Koperasi dan UKM menggelar pelatihan pembuatan bakery dan roti bagi calon-calon wirausaha pemula termasuk wartawan.

Ilustrasi Kapas

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:25 WIB

Wow! 99 Persen Kapas Bahan Baku Tekstil Masih Impor

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mencatat bahan baku industri tekstil tidak semuanya bisa terpenuhi dari dalam negeri, terutama kapas.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:05 WIB

Industri 4.0 Mampu Lahirkan Unicorn Baru di Indonesia

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, perkembangan industri digital yang sangat pesat diTanahAir telah melahirkan empatunicornatau perusahaanstartupdengan valuasi lebih dari…

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:00 WIB

Resmi Beroperasi, LinkAja Percepat Inklusi Keuangan Masyarakat

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.