Vale Kerja Sama Sediakan Listrik Industri Pertambangan

Oleh : Hariyanto | Selasa, 31 Juli 2018 - 17:30 WIB

Ilustrasi Smelter
Ilustrasi Smelter

INDUSTRY.co.id - Makassar- PT Vale Indonesia bersama PT PLN Persero wilayah Sulselrabar menandatangani Memorandum of Understandung (MoU) atau nota kesepahaman dengan bekerja sama menyiapkan kebutuhan listrik bagi industri pertambangan maupun pelanggannya.

"Pelayanan PLN sudah semakin baik sekarang ini dan hal tersebut tampak pada saat PLN datang menjemput bola," sebut Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Nicholas D Kanter bersama pihak PLN saat penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) di Makassar, Senin. (30/7/2018)  

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Kantor PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar disaksikan langsung oleh Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda.  

MoU tersebut ditandangani General Manager PT PLN Persero Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar), Bambang Yusuf, dengan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Nicholas D Kanter.

PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pertambangan, di Wilayah Sorowako Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan kerja sama ini menambah serangkaian industri yang menjadi pelanggan PLN.

Dalam kesempatan itu, Bambang Yusuf menyampaikan rasa terima kasihnya kepada calon pelanggan yang kembali mempercayakan pasokan listrik kepada PLN.

Nantinya, kata dia, penyaluran tenaga listrik pelanggan tersebut akan menggunakan tenaga listrik tegangan tinggi 150 kv. Saat ini Beban Puncak Sistem Sulbagsel (Sulawesi Bagian Selatan) adalah 1.100 Mega Watt (MW) dan daya mampu sebesar 1.560 MW. Sehingga sistem kelistrikan Sulbagsel, lanjutnya, sudah memadai untuk dimanfaatkan oleh para investor untuk berinvestasi di wilayah Sulawesi Selatan.

"Jangan ragu untuk menggunakan layanan kami karena PLN sudah berpengalaman dan ahli dalam soal kelistrikan. Penandatanganan MoU ini merupakan kehormatan karena pelanggan mempercayakan pasokan listrik kepada kami," tambahnya kepada Antara.

Dengan kerja sama antara PLN dan sektor industri ini diharapkan dapat menciptakan berbagai keuntungan, terutama penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan gairah ekonomi khususnya di Sulsel.

Untuk itu, PLN siap melayani kapan pun, berapa pun, dan di manapun bagi pelanggan yang ingin berinvestasi di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sales Director Maxima Global Solusindo Anthony Hermansjah (kedua dari kanan) saat peluncuran 3 seri produk CCTV Uniview, Jakarta, Kamis (13/12/2018)

Kamis, 13 Desember 2018 - 22:51 WIB

Penuhi Kebutuhan Industri, Uniview Luncurkan 3 Seri Produk CCTV

Jakarta Bertempatan di The Pallas SCBD Jakarta, Maxima Global Solusindo sebagai National Distributor untuk merek ternama dan terdepan untuk perangkat kamera cctv (video surveillance) di pasar…

B Ramanathan (Ram)

Kamis, 13 Desember 2018 - 22:15 WIB

B Ramanathan Resmi Jadi Chief Executive Ogilvy di Indonesia

Ogilvy mengumumkan penunjukan B Ramanathan (Ram) sebagai Chief Executive di Indonesia, Ram memiliki posisi ganda yang sebelumnya sebagai CEO dari Bates CHI & Partners Indonesia.

Botany Restaurant Holiday Inn Jakarta Kemayoran

Kamis, 13 Desember 2018 - 21:20 WIB

Menanti Moment Pertama di 2019 Bertema Viva Las Vegas di Holiday Inn Jakarta Kemayoran

Holiday Inn Jakarta Kemayoran menghadirkan keseruan suasana bersantap dihangatnya malam Natal dengan jajaran menu makan malam tradisional.

Artis sekaligus calon anggota legislatif DPR RI dari Fraksi PAN, Mandala Abadi mengajukan eksepsi atau nota pembelaan atas dakwaan dugaan pelanggaran kampanye ke PN Jakpus, Rabu (12/12/2018)

Kamis, 13 Desember 2018 - 20:41 WIB

Didakwa Langgar UU Kampanye, Ini Penjelasan Mandala di Persidangan

Calon anggota legislatif DPR RI, Mandala Abadi Shoji menjalani pemeriksaan hari kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam perkara dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan bersama rekan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Dok. Kemenperin)

Kamis, 13 Desember 2018 - 19:30 WIB

Punya Potensi Ekonomi Capai USD 150 Miliar, Menperin Minta Pelaku IKM Manfaatkan Industri Digital

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan industri digital memiliki potensi ekonomi sebesar USD 150 miliar, jika potensi ini bisa dimanfaatkan sscara maksimal oleh pelaku ekonomi.