PT Bakrieland Development Tbk Targetkan Pendapatan Rp64 Miliar

Oleh : Herry Barus | Senin, 23 Juli 2018 - 09:58 WIB

PT Bakrieland Development Tbk (Foto Dok Industry.co.id)
PT Bakrieland Development Tbk (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Bakrie Pangripta Loka unit usaha PT Bakrieland Development Tbk memberikan target pendapatan Rp64 miliar  dari proyek Sentra Timur Commercial Park (STCP) 8 yang masih dalam satu kawasan Sentra Timur Superblok Cakung Jakarta Timur.

"Area komersial dan bisnis STCP 8 dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi lebih, merupakan kelanjutan  STCP 7 yang sudah ludes terjual dan diisi oleh berbagai tenant mulai dari kantor BPJS Ketenagakerjaan hingga  coffee shop," kata Direktur PT Bakrie Pangripta Loka (BPL), Andre R Makalam di Jakarta, Minggu (22/7/2018)

Menurut Andre respon pasar terhadap produk properti komersial masih sangat baik termasuk rumah toko di kawasan Cakung, terlihat dari keberhasilan menjual habis unit di Sentra Timur Commercial Park 1,2, dan 7 dalam waktu singkat.

Ruko di Sentra Timur Commercial Park 8 dipasarkan mulai harga Rp2,8 miliar hingga Rp5 miliar, terdiri dari tiga lantai dengan luas berkisar antara 140 meter persegi hingga 292 meter persegi. Unitnya terbatas, hanya ada 16 saja," ujar Andre.

Lokasi STCP 8, ujar Andre juga strategis, memiliki akses langsung dengan pintu tol Tol Sentra Timur Pulogebang dan Tol JORR, serta bersebelahan dengan Kantor Walikota Jakarta Timur.

"Menariknya lagi, karena letak area komersial dan bisnis ini juga berhadapan dengan Terminal Modern Sentra Timur, yang merupakan terminal terbesar se-Asia Tenggara," ujar Andre.

Tidak hanya itu, letaknya juga cukup dekat dengan Kawasan Industri Pulogadung (KIP)serta Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Di sekitar lokasi sudah terdapat fasilitas transportasi massal seperti Bus TransJakarta Koridor XI, Stasiun KRL Cakung, serta Light Rapid Transit (LRT).

"Posisi yang strategis ini membuat kami sangat optimistis, Sentra Timur Commercial Park 8 akan menjadi ruang investasi yang bagus dan menguntungkan bagi konsumen. Meski di semester satu tahun ini penjualan belum terlalu signifikan, namun di semester dua kami lebih percaya diri terutama jika berkaca pada peluang kawasan yang makin berkembang,” ujarnya.

Berdasarkan catatan, pada satu semester kemarin BPL mampu membukukan 1 unit ruko per bulan. Sementara pergerakan positif baru terlihat di awal Juli, di mana dua unit ruko sukses terjual. Targetnya, dalam sebulan akan ada tiga ruko yang terjual.

"Untuk itu kami selalu melakukan perbaikan di bidang pepasaran, tim penjual, dan promosi penjualan yang bisa menjadi pendorong. Dengan promosi  gratis biaya akad dan tanpa uang muka (DP) sukses menarik minat konsumen," ujarnya. (Ant))

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Peluncuran Realme U1 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:53 WIB

Disiapkan Untuk Jadi Smartphone Selfie, Realme Hadirkan Realme U1 Dengan Kamera SelfiePro 25MP

Smartphone Realme secara resmi telah memperluas rangkaian produk mereka ke Asia Tenggara dengan meluncurkan jajaran smartphone baru yang mengintegrasikan kinerja yang cepat, kamera selfie yang…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:16 WIB

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik

Dua perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) PT Sucofindo (Persero) dan PT Pindad (Persero) bersinergi dalam wadah Nota Kesepahaman Bersama untuk meningkatkan efisiensi pengunaan asset dan…