Mantan Peragawati Ratih Sanggarwaty Kini Jadi Anggota DPR RI

Oleh : Amazon Dalimunthe | Kamis, 24 Mei 2018 - 13:41 WIB

Ratih Sanggarwaty bersama Kerabat usai Pelantikan sebagai Anggota DPR RI
Ratih Sanggarwaty bersama Kerabat usai Pelantikan sebagai Anggota DPR RI

INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Ada yang menarik saat pembukaan sidang paripurna DPR tanggal 17 Mei yang lalu yakni pelantikan 12 orang sebagai anggota DPR dalam pergantian antar-waktu (PAW). Dari 12 orang teesebut terselip nama Hj Ratieh Sanggarwaty. Tak salah lagi ini adalah nama mantan Peragwati terkenal di Era 80an yang belakangan ikut berkiprah juga di dunia politik dengan masuk salah satu Partai Politik.

“Benar. Saya dilantik sebagai anggota DPR RI antar waktu menggantikan rekan saya dari Dapil Jabar IX (Sumedang, Majalengka, Subang) yang maju sebagai dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Sumedang, “ kata Ratieh Sanggarwaty saat ditemui Industry.co. id di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan.

Istri dari Isman Budisepta Zen dengan tiga orang anak Dhianya Nuasnigi Zen, Sanyadwia Ghinasni Zen, Danyafatima Hasnuagi Zen mengaku sama sekali tidak menyangka kalau akhirnya dirinya menjadi anggota DPR meski hanya pergantian antar waktu.  “Lha ini tugasnya khan tinggal setahun lagi karena rekan saya mengundurkan diri. Saya sempat kaget ketika dikabari bahwa saya segera dilantik. Saya pikir ini becanda. Ternyata saya oleh DPP PPP disuruh mempersiapkan diri untuk dilantik. Ya sudah mungkin ini yang namanya takdir Allah,” katanya.

Bagi wanita kelahiran Ngawi, 8 Desember 1962 ini, terjunnya ia ke dunia politik sama sekali bukan karena latah atau memanfaatkan popularitas yang ia miliki. “Semua bermula saat saya maju sebagai calon Bupati di daerah kelahiran saya di Ngawi sana. Meski suami saat itu tidak sepenuhnya mendukung, saya tetap maju. Karena bagi seorang putra daerah yang ingin daerahnya maju, maka pilihannya yaitu maju sebagai kepala daerah,” kisahnya.

Sayang, Ratih saat itu gagal jadi Bupati. Namun dia banyak memetik pelajaran berharga dari kontestasi itu. Untuk kemudian ia memutuskan untuk masuk menjadi bagian dari Partai Politik. Lucunya saat ia maju sebagai caleg DPR RI, ia tidak memilih Ngawi (Jatim VII) sebagai daerah pemilihannya (dapil). “Karena saya tahu saya bakal dihabisi lagi di sana,” katanya tanpa mau mengurai apa yang dimaksud dihabisi.

Yang menarik, dari partai yang sama PPP, sudah ada rekannya sesama mantan peragwati , Okki Asokawati yang sudah lebih dulu duduk sebagai anggota DPR. Sementara dari PKB ada juga mantan peragawati yang lebih Junior, Arzety Bilbina juga sudah duduk sebagai anggota DPR.

Saat ini Ratih Sanggarwaty ditempatkan di Komisi X (Pendidikan dan kebudayaan, Olahraga, Pariwisata, Badan Ekonomi Kreatif). Sebuah komisi yang menurutnya sangat tepat bagi dirinya yang belakangan ini aktif sebagai penggagas KICI (komunitas Ibu Cerdas Indonesia).

“Saya akan memberikan semua pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki sebagai modal bekerja sebagai wakil rakyat. Meski sudah di sisa waktu, tapi saya akan berusaha mewarnai produk perundangan atau peraturan peraturan yang dihasilkan oleh DPR terutama dari Komisi saya. Tolong doakan dan ingatkan saya agar terus amanah” katanya sambil membuka aplikasi di HP nya untuk memesan Taksi Online. (AMZ)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.