Dorong Ekonomi Digital, Magister Manajemen FEB UGM Gelar Seminar Cloud Computing

Oleh : Hariyanto | Rabu, 16 Mei 2018 - 12:18 WIB

Seminar cloud computing Universitas Gajah Mada (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Seminar cloud computing Universitas Gajah Mada (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perkembangan teknologi digital kian pesat di dunia, hal ini tentunya tak boleh diabaikan oleh Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan penduduk terpadat didunia, menjadi sangat wajar kalau Preiden Joko Widodo menginginkan Indonesia tampil sebagai pelaku ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020.

Bekal tersebut pun disokong dengqn kekuatan 132,7 juta pengguna internwt serta 92 juta pengguna gadget aktif ditanah air.

Potensi itulah yang kemudian direspon oleh Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Gajah Mada dengan menggelar seminar Cloud Computing dengan mengusung tema ' Dengan Cloud Computing Menuju 2020: Indonesia Sebagai Digital Powerhouse di Asia' yang digelar di Hotel Westin, Jakarta (16/5/2018).

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara dengan latar belakang kepakaran dibidang ekonomi digital serta dua keynote speaker diantaranya dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), serta hadir pula dari Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Prof. Sri Adiningsih.

Direktur Program Magister Manajemen FEB UGM, Prof Eduardus Tandelilin berharap, seminar ini mampu mengedukasi publik terkait dengan keberadaan teknologi cloud computing sebagai infrastuktur pendukung bisnis dimasa depan.

Menurut guru besar ilmu ekonomi UGM ini, komponen kunci untuk meningkatkan perkembangan ekonomi digital dimasa depan adalah mengadopsi penggunaan teknologi digital seperti cloud computing yang didalamnya menggunakan penyimpanan data terukur, komputasi dan pemrosesan melalui Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), Internet Of Things (IoT) serta sejumlah sarana penunjang lainya.

"Cloud computing ini sangat membantu perkembangan budaya inovasi diseluruh skala bisnis sekaligus memberikan akses untuk berinovasi dengan teknologi termurah dan tercepat," kata Prof Eduardus.

"Semoga melalui seminar ini, pertanyaan-pertanyaan seperti pemenuhan keamanan serta kepemilikan data dengan penggunaan teknologi cloud computing ini bisa terjawab," ungkapnya pada pembukaan seminar.

Pihak penyelenggara berharap, hadirnya seminar ini mampu mendorong pihak pemerintah untuk mendukung setiap kebijakan keamanan dan dapat diandalkan atas pemakaian infrastuktur digital yang digunakan oleh publik dan swasta. Kemudian untuk pelaku usaha lokal skala besar, menengah dan kecil diharapkan pula akan terbukanya akses dan menggunakan infrastuktur digital yang tersedia.

Dalam semnar ini juga melibatkan pelaku industri ekonoi digital seperti UMKM berbasis digital, provider cloud computing, professional di bidang IT serta perwakilan dari dunia pendidikan tinggi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wisman Tiongkok (Foto Banten.co)

Senin, 20 Agustus 2018 - 22:00 WIB

Wisman Tiongkok Dominasi Kedatangan Bandara Ngurah Rai Bali

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat wisman asal Tiongkok mendominasi kedatangan penumpang mancanegara di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yakni mencapai 23,6 persen dari total keseluruhan…

Atlet Wushu Indonesia, Lindswell Kwok Raih Medali Emas di Ajang Asian Games 2018

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:25 WIB

Raih Medali Emas, Lindswell Kwok Nikmati Bonus Rp 1,5 Miliar Plus Mobil

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku telah menyiapkan 3 (Tiga) mobil dan uang sebesar Rp 1,5 miliar sebagai bonus peraih medali emas di ajang Asian Games 2018.

Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam (Foto Anto)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:08 WIB

Parmusi Disegani Penguasa Dicintai Ulama

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) berkiprah di Indonesia sudah cukup lama. Era reformasi 1999, Parmusi lahir dari sebelumnya Muslimin…

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Balap Sepeda Berkibar, Andini dan Khoiful Kawinkan Emas Downhill

Setelah Taekwondo dan Wushu, kini giliran balap sepeda Indonesia berkibar. Kali ini, pasukan Raja Sapta Oktohari tidak tanggung-tanggung meraup dua medali emas pada hari pertama perlombaan balap…

Menpora Imam Nahrawi menyerahkan secara simbolik bonus Rp 1,5 miliar kepada Defia Rosmaniar (Foto: Dok. Kemenpora)

Senin, 20 Agustus 2018 - 20:40 WIB

Menpora Serahkan Bonus Rp 1,5 Miliar kepada Dara Manis Asal Bogor, Defia Rosmaniar

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi secara simbolik menyerahkan bonus medali emas sebesar Rp 1,5 miliar kepada atlet Taekwondo Defia Rosmaniar.