PLTU Mamuju Suplai Listrik Industri di Sulawesi Barat

Oleh : Herry Barus | Jumat, 20 Januari 2017 - 12:24 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

INDUSTRY.co.id - Mamuju- Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dibangun di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, akan menyuplai kebutuhan listrik untuk industri yang ada di wilayah provinsi tersebut.

Pejabat Gubernur Sulbar Carlo Brix Tewu, di Mamuju, Kamis (19/1/2017) kepada Antara  mengatakan, PLTU Mamuju yang dibangun tersebut memiliki kapasitas 2x25 megawatt, dan akan beroperasi pada Desember 2017 mendatang.

Ia mengatakan, pemerintah Sulbar memberikan dukungan terhadap pembangunan PLTU tersebut sehingga ketika terjadi permasalahan dalam pembangunannya akan dicarikan solusi untuk menyelesaikan.

Ia berharap dengan hadirnya PLTU tersebut dapat mendukung pembangunan di Sulbar dan meminta kepada perusahaan pelaksana pembangunan PLTU tersebut agar memanfaatkan sumber daya manusia lokal untuk membangun PLTU tersebut sebagai tenaga kerja.

"Manfaatkan tenaga kerja lokal jangan ambil dari luar, meskipun dari luar handal dan terampil, pekerja lokal daerah ini harus juga diberdayakan kedepannya sebagai tenaga kerja untuk meningkatkan kesejahteraannya," katanya.

Begitu juga kata dia, dengan kebutuhan batu bara untuk pembangkit PLTU tersebut sebaiknya tidak diambil dari luar, namun memanfaatkan sumber daya batu bara yang dimiliki Sulbar ini.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:20 WIB

Saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk-PT Satria Mega Kencana TbkMulai Diperdagangkan

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham dua perusahaan, yakni PT Urban Jakarta Propertindo Tbk dan PT Satria Mega Kencana Tbk.

Dalam periode 5 tahun, Nota Kesepahaman ini meliputi kerja sama di dua area prioritas, yaitu edukasi dan pemberdayaan kesehatan dalam gaya hidup aktif

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:13 WIB

Inilah Kesepakatan Kementerian Kesehatan dan Fonterra Brands dalam Mendukung Sustainable Development Goal

Jakarta- Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Mr. Shekhar Rapaka menyampaikan kebanggaanya karena dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat…

Bank Indonesia

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:00 WIB

BI: Penjualan Eceran Oktober 2018 Meningkat

Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mengindikasikan adanya pertumbuhan penjualan eceran di Oktober 2018, yang tercermin dari kenaikan Indeks Penjualan Riil 2,9 persen (tahun ke tahun/year…

World Bank (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:40 WIB

Bank Dunia Minta Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Teknologi

Bank Dunia meminta kepada pemerintah Indonesia agar terus mendorong masyarakat untuk melek teknologi (digital literacy) sekaligus menguasai kemampuan teknologi.

Rakernas HIPMI PT di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (09/12/2018).

Senin, 10 Desember 2018 - 22:52 WIB

HIPMI PT Targetkan Cetak Satu Juta Wirausaha Pemula Mandiri

Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) menargetkan akan mencetak satu juta wirausaha pemula mandiri.