Soal Tarif Ojek Online, Kemenhub Masih Tunggu Putusan dari Aplikator

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 02 April 2018 - 14:25 WIB

Menhub Budi Karya Sumadi
Menhub Budi Karya Sumadi

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyerahkan tarif dasar ojek online ke perusahaan aplikator dan pengemudi. Sebelumnya, pemerintah mengusulkan menyoal kenaikan tarif baru untuk ojek online Rp 2.000/Km yang berlaku hari ini, Senin 2 April 2018.

“Kami sudah memberikan mediasi, hari ini kita tunggu keputusan aplikator,” kata Budi Karya di Kemenhub .

Negosiasi tarif dasar ojek online dipicu demonstrasi besar-besaran para pengemudi ojek online di depan Istana Merdeka, pekan lalu. Mereka menuntut penentuan tarif batas bawah yang wajar.

Dalam negosiasi, pengemudi menuntut tarif batas bawah naik menjadi Rp 2.500-4.000 per kilometer dari saat ini sekitar Rp 1.600 per kilometer. Selain itu, pengemudi mendesak dibuatnya payung hukum yang mengatur tentang keberadaan mereka.

Budi Karya mengatakan jika hari ini belum ada penetapan tarif tersebut, maka Kementerian Perhubungan akan melakukan mediasi lagi. “Yang kita utamakan, bagaimana ojek tersebut dapatkan perlindungan jumlah tarif yang memadai,” tutur dia

Ia menambahkan, terkait akuisisi Grab ke Uber pihaknya mengupayakan tidak adanya monopoli dalam pelaksanaan transportasi online khususnya ojek online.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut PT Bank BTN, Maryono bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono saat pembukaan IPEX 2018

Minggu, 23 September 2018 - 07:32 WIB

BTN Bidik Penyaluran Kredit Baru Rp 5 Triliun di IPEX 2018

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membidik penambahan kredit baru Rp 5 triliun dalam pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 yang berlangsung 22 hingga 30 September 2018 di Jakarta Convention…

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius

Minggu, 23 September 2018 - 07:00 WIB

Kepala BNPT Tegaskan Aksi Teror Bukan Rekayasa

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menegaskan bahwa aksi teror yang beberapa kali terjadi bukanlah hasil rekayasa sebagaimana dipropagandakan di media…

Perusahaan Umum (Perum) ini tetap fokus memasarkan rumah subsidi di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018. Perumnas sebagai peserta dipameran IPEX 2018 distand No.24 Hall A JCC

Minggu, 23 September 2018 - 07:00 WIB

Hadir di IPEX 2018, Perumnas Andalkan Hunian Terintegrasi Transportasi

Pengembang plat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berbentuk Perusahaan Umum (Perum) ini tetap fokus memasarkan rumah subsidi di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018.

Apartemen di Jakarta (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 06:33 WIB

Lima Pilihan Hunian di Bawah Rp 250 Juta

Jangan pernah berhenti untuk berjuang untuk memiliki rumah, kendati harga rumah setiap tahunnya selalu naik, bagi mereka pembeli rumah pertama sebaiknya jangan pernah menunda untuk membeli rumah…

Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 06:30 WIB

Capres Prabowo Tegaskan, Jangan Jadi Antek Asing

Calon Presiden RI nomor urut 2, Prabowo Subianto mengingatkan bahwa bangsa Indonesia harus berdaulat di negaranya sendiri dan jangan menjadi antek asing.