Demokrat: Ketimpangan Gender Dapat Berdampak Negatif

Oleh : Herry Barus | Selasa, 20 Maret 2018 - 02:27 WIB

Edhie Baskoro Yudhoyono Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI (Foto Dok Industri.co.id)
Edhie Baskoro Yudhoyono Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI (Foto Dok Industri.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan adanya ketimpangan gender di Indonesia dalam jangka panjang dapat berdampak negatif pada pembangunan.

"Diperlukan kebijakan inovatif untuk mengatasi ketimpangan gender sekaligus melakukan percepatan kesetaraan," kata Edhie Baskoro Yudhoyono pada seminar nasional "Peringatan Hari Perempuan Internasional 2018: Mengurangi Kemiskinan Perempuan Menuju Ekonomi Indonesia yang Kuat dan Berkeadilan" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin.

Menurut Ibas, panggilan akrab Edhie Baskoro Yudhoyono, kaum perempuan di Indonesia saat ini, jumlahnya lebih dari separuh dari penduduk Indonesia.

Mengabaikan setengah dari potensi sumber daya manusia Indonesia, kata dia, akan berdampak negatif pada keberlangsungan pembangunan.

Ibas menjelaskan, di bidang ekonomi, pendapatan kaum perempuan dan laki-laki Indonesia untuk pekerjaan yang sama masih timpang.

"Pembangunan di Indonesia berhasil mengentaskan rakyat dari bawah kemiskinan sebesar 60 persen pada 1970-an menjadi sekitar 12 persen pada tahun 2012. Namun, kaum perempuan masih menerima upah 24 persen lebih rendah daripada laki-laki untuk pekerjaan yang sama," katanya seperti dilansir Antara.

Ibas juga menyoroti adanya, peningkatan jumlah kepala keluarga kaum perempuan dari 7,54 persen pada 1985 menjadi 14,87 persen pada 2015.

Mengacu pada kondisi ini, kata dia, Fraksi Partai Demokrat DPR RI memandang perlu, pembangunan ekonomi yang berkeadilan akan sulit tercapai jika faktor penyebab kemiskinan perempuan tidak segera diatasi.

Sebagai partai yang memiliki ideologi inklusif, menurut Ibas, Partai Demokrat memberi ruang yang sangat besar untuk pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang.

"Kami percaya jika perempuan diberdayakan, baik secara sosial, ekonomi, dan politik, maka dengan sendirinya akan berpengaruh besar pada tingkat kemiskinan," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:00 WIB

Golkar Istighatsah dan Peringatan Hari Santri Nasional

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya, Kamis (18/10/2018) di Jakarta menggelar acara istighatsah dan peringatan Hari Santri Nasional sebagai rangkaian HUT ke-54 Golkar.

Ilustrasi Banjir (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:40 WIB

1.700 Paket Sumbangan Dari Presiden untuk Korban Banjir Mandailing

Presiden Joko Widodo memberikan bantuan kepada warga korban banjir bandang di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

Jemaah haji (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:20 WIB

BPKH: Dana Haji Rp37,9 Triliun Diinvestasikan di SBSN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meyakinkan, bahwa pengelolaan dana haji dilakukan secara optimal, profesional, syariah, transparan, efisien, dan nirlaba.

Ilustrasi Industri Baja

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pasar Domestik, Kemenperin Pacu Peningkatan Kapasitas Industri Baja

Kementerian Perindustrian terus memacu pertumbuhan dan peningkatan kapasitas industri baja di dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:00 WIB

Berada di Posisi Cincin Api, Masyarakat Harus Siap Hadapi Bencana

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat untuk siaga dan waspada bencana karena posisi Indonesia yang berada di garis cincin api.