Fantastis! Ini Perubahan YG Entertainment Sejak Big Bang Mulai Debut

Oleh : Dina Astria | Minggu, 18 Maret 2018 - 14:05 WIB

Gedung kantor YG Entertainment. (Foto: YouTube)
Gedung kantor YG Entertainment. (Foto: YouTube)

INDUSTRY.co.id - Korea Selatan -Siapa yang tak mengenal agensi terkenal di Korea Selatan, YG Entertainment. YG menjadi salah satu label musik ternama di Korea Selatan. Didirikan oleh Yang Hyun Suk pada tahun 1996, YG Entertainment sudah banyak mengalami perubahan drastis.

Sempat mengalami kesuksesan di beberapa tahun pertama didirikan. Kemudian, YG Entertainment benar-benar banyak meraih kesuksesan setelah boyband pertamanya Big Bang memulai debutnya pada tahun 2006.

Perubahannya jelas ketika membandingkan bagaimana Big Bang hidup sebagai artis rookie milik YG yang mempunyai tempat tinggal yang cukup sederhana saat itu.

Publik pernah menyaksikan episode program 'Manwon Happiness' MBC yang menampilkan Big Bang, disiarkan pada 10 tahun yang lalu.

Terlihat, sang leader G-Dragon bertanggung jawab untuk membersihkan, Taeyang bertanggung jawab untuk mencuci pakaian, Daesung bertanggung jawab untuk mencuci piring. Sementara Seungri dan T.O.P bertanggung jawab atas sisa tugasnya.

Mereka memiliki ruang tamu kecil yang penuh sesak dimana para anggotanya akan berkumpul bersama dan melakukan segala sesuatu mulai dari menonton televisi hingga berlatih dance koreografi mereka. Dapur mungil mereka hampir tidak memiliki cukup ruang. Bahkan meja makan pun cukup sempit.

Belum lagi, bangunan perusahaan YG Entertainment, studio bawah tanah yang semakin memburuk seiring bertambahnya usia. Dinding bangunannya dipenuhi dengan coretan para penggemar. Pemilik bangunan ini bahkan tidak peduli dengan kebersihan dindingnya.

Berkat kesuksesan Big Bang, YG Entertainment sempat masuk ke pasar mainstream global. Pada tahun 2010, mereka pindah ke gedung baru, meninggalkan studio yang lama menjadi studio pelatihan bagi para pemula.

Bangunan YG Entertainment terkenal karena desain arsitekturnya yang unik dan luas. Dalam gedung berlantai tujuh ini, banyak fasilitas seperti gym, studio musik, studio seni dengan teknologi yang paling canggih dan kafetaria yang mengagumkan.

Para trainee YG saat ini juga menikmati tempat tinggal yang jauh lebih baik daripada yang dirasakan oleh senior mereka, Big Bang sepuluh tahun lalu.

Rupanya, pencapaian YG Entertainment tak hanya sampai disitu. YG terus memperluas kesuksesannya. Saat ini YG sedang membangun gedung baru.

YG juga tengah sibuk membangun K-Pop Cluster diluar Seoul, yang akan menghadirkan fasilitas stadion konser musik, lima ruangan konser berukuran kecil dan aula pameran dimana para pengunjung nantinya dapat merasakan pameran tentang musik pop Korea dan Asia.

"Bukan YG Entertainment yang membuat Big Bang. Tetapi Big Bang yang membuat YG Entertainment, ungkap bos besar YG," kata Yang Hyun Suk saat itu

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PLTS Ilustrasi (ist)

Minggu, 18 November 2018 - 09:00 WIB

Kementerian ESDM Survei Pembangunan PLTS di Pos Perbatasan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyurvei untuk studi kelayakan dan desain rekayasa rinci (detail enginering design/DED) pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)…

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 18 November 2018 - 08:00 WIB

BI: Penggunaan B20 Bisa Kurangi Defisit Transaksi Berjalan

Deputi Gubenur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan kewajiban penggunaan biodiesel 20 persenn (B20), yang sudah dicanangkan pemerintah, bisa mengurangi defisit neraca transaksi berjalan…

Presiden Ri Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping (Foto: Istimewa)

Minggu, 18 November 2018 - 07:00 WIB

Presiden Jokowi-Presiden Xi Bahas Perkembangan Ekonomi Digital

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping dan membahas perdagangan hingga ekonomi digital dalam pertemuan bilateral yang digelar di sela KTT APEC.

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Minggu, 18 November 2018 - 06:37 WIB

Aceh Tengah Targetkan Produksi Kopi 800 Kh/Ha

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pertanian daerah setempat menargetkan produksi komoditas kopi di kawasan tersebut mencapai 800 kilogram per hektare pada 2018.

Menlu Retno Marsudi (Foto Istimewa)

Minggu, 18 November 2018 - 06:00 WIB

Impinan APEC Diharapkan Bantu Negara-Negara Pasifik

Para pemimpin Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) diharapkan membantu negara-negara di Kepulauan Pasifik menghadapi dampak perubahan iklim dan menangani isu-isu kelautan.