OJK Dukung Produk Industri Fintech yang Bermanfaat

Oleh : Herry Barus | Jumat, 19 Januari 2018 - 09:13 WIB

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung inovasi teknologi di sektor jasa keuangan (financial technology/fintech) selama produk yang dihasilkan bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki tata kelola yang baik agar aspek perlindungan nasabah terpenuhi.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2018 di Jakarta, Kamis malam, (18/1/2018) mengatakan pihaknya akan mengeluarkan kebijakan mengenai prinsip-prinsip panduan bagi penyelenggara layanan keuangan digital.

Regulasi tersebut mencakup mekanisme pendaftaran dan perizinan, penerapan program uji coba (regulatory sandbox) bagi industri jasa keuangan berbasis teknologi dan kebijakan tentang penggalangan dana (crowdfunding).

"Kami mengarahkan lembaga jasa keuangan agar meningkatkan sinergi dengan perusahaan fintech ataupun mendirikan lini usaha fintech," kata Wimboh.

Kemudian, menyikapi perkembangan uang digital alias "cryptocurrency", OJK melarang lembaga jasa keuangan untuk menggunakan dan memasarkan produk yang tidak memiliki legalitas izin dari otoritas terkait.

OJK juga akan terus mengembangkan berbagai model edukasi keuangan yang bersifat "high impact", tepat sasaran, dan terukur dengan memanfaatkan berbagai saluran.

Selain itu, peran Satgas Waspada Investasi dalam pencegahan dan penindakan maraknya investasi ilegal yang merugikan masyarakat juga akan terus dioptimalkan.

OJK akan tetap fokus untuk melakukan pengawasan industri jasa keuangan secara terintegrasi untuk perbankan, pasar modal, dan industri keuangan nonbank.

Wimboh mengatakan pengawasan tersebut dilakukan melalui optimalisasi peran teknologi dengan menerapkan standar internasional yang disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

"Dalam rangka mendukung inisiatif ini, kami akan terus meningkatkan efisiensi melalui penggunaan teknologi informasi yang lebih intensif," kata dia. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Air Minum Dalam Kemasan (Ist)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:34 WIB

Pelindo III Kembangkan Bisnis Air Dalam Kemasan Incar Pemasok Kawasan Industri dan Terminal Pelabuhan

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) PT Pelindo III (Persero) mulai mengembangkan bisnisnya dengan mengincar pasar pemasok kebutuhan air bersih di kawasan industri dan terminal pelabuhan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:10 WIB

Menteri Airlangga Pastikan Impor Bahan Baku Tidak Akan Dipersulit

Pemerintah tengah memfinalisasi peraturan pembatasan impor, hingga saat ini pengetatan lebih akan dilakukan terhadap barang konsumsi, tidak termasuk bahan baku dan barang modal.

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:10 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kebijakan Penguatan Devisa

- Pariwisata menjadi sektor andalan dalam mendukung strategi kebijakan penguatan cadangan devisa karena memiliki "balance of payments" atau neraca pembayaran yang selalu surplus.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:01 WIB

Sawit Sumbermas Sarana Kembangkan Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa

Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) terus melebarkan sayap usaha dengan mengembangkan bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM).

PT Alpha Momentum Indonesia (AMI), perusahaan modal ventura akan menggelar event perdananya, Starthub Connect di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang pada 13 September 2018.

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:58 WIB

Alpha Momentum Indonesia akan Gelar Event Pertamanya Starthub Connect

PT Alpha Momentum Indonesia (AMI), perusahaan modal ventura akan menggelar event perdananya, Starthub Connect di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang pada 13…