PT Paragon Percayakan Zakat Perusahaan Ke Baznaz

Oleh : Nina | Senin, 15 Januari 2018 - 20:37 WIB

baznas
baznas

INDUSTRY.co.id - Jakarta, 15 Januari 2018 – BAZNAS memberikan Piagam Zakat kepada PT Paragon Technology Innovation (PTI) sebagai bentuk apresiasi dari dana Zakat Perdagangan yang telah disalurkan melalui BAZNAS pada tahun 2017. 

Sebagai informasi bahwa peningkatan dana zakat perdagangan PTI yang disalurkan melalui BAZNAS Pada tahun 2017 mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2016.

Terdapat dua hal yang dapat kita perhatikan dari peningkatan jumlah zakat perdagangan PTI yang disalurkan melalui BAZNAS. Pertama, peningkatan nilai zakat perdagangan menunjukan bahwa bisnis PTI berkembang yang menyebabkan nilai zakat perdagangannya meningkat. Kedua, hal ini menunjukan bahwa kepercayaan publik terhadap BAZNAS semakin meningkat. 
 
Kegiatan ini dihadiri oleh CEO/Owner PT Paragon Technology and Innovation Ibu Nurhayati Subakat, Wakil Ketua BAZNAS Zainulbahar Noor, Emmy Hamidiyah selaku Komisioner BAZNAS, Nana Mintarti selaku Komisioner BAZNAS, Fitriansyah Agus Setiawan selaku Kepala Divisi Pengumpulan Retail Nasional dan Muhamad Iman Damara selaku Kepala Bagian Pengumpulan Zakat Perusahaan dan CSR. 
 
Penyerahan Piagam Zakat dilakukan di Kantor Pusat PTI di Jl. Swadarma Raya Kampung Baru IV No.1 Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
 
Sejak tahun 2013 PTI telah menyalurkan dana Zakat, Infak dan Sedekahnya untuk mendukung  BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin. Program yang menjadi perhatian khusus PTI adalah pendidikan dan pemberdayaan wanita. 
 
Zainulbahar mengatakan bahwa untuk mengentaskan kemiskinan, BAZNAS harus bersinergi dengan lembaga pemerintah, pihak swasta, masyarakat dan akademisi. 
 
“BAZNAS memerlukan dukungan masyarakat, swasta dan akademisi untuk menghasilkan program-program masterpiece yang dapat mengentaskan kemiskinan. Salah satunya adalah bersinergi dengan PT Paragon Technology and Innovation,” ujarnya.
 
Pada saat yang  bersamaan, Nurhayati menyampaikan bahwa Paragon akan komitmen mendukung program-program pengentasan kemiskinan dan yang bermanfaat baagi masyarakat. 
 
“Sesuai dengan Visi Paragon bahwa kami ingin menjadi perusahaan yang berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi Paragonian, mitra, masyarakat, dan lingkungan melalui sinergi bersama lembaga-lembaga yang memiliki visi yang sama. Antara lain bersama BAZNAS”.
 
 
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics Summit & Awards 2018

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:04 WIB

Lintasarta Sabet Penghargaan Kualitas Layanan Data Center & Cloud

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics…

Homestay - foto IST

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Homestay di Danau Toba Akan Berstandar ASEAN

Pengembangan kawasan Danau Toba sebagai satu dari 10 destinasi prioritas memiliki potensi pariwisata yang besar. Dari sisi amenitas, Pengembangan homestay berstandart Asean terus dikebut. Goalnya…

Ilustrasi kredit perbankan

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31 WIB

Kontribusi Kredit Perbankan di Palu Capai 0,5 Persen

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Berdasarkan data sementara yang diterima OJK, jumlah kredit perbankan di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp 27 triliun atau 0,5% dari…

Jababeka Morotai Night (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:30 WIB

Promosikan Pariwisata Morotai, Jababeka Gelar "Jababeka Morotai Night"

PT Jababeka Morotai berkolaborasi dengan KAUM Restorant menggelar acara yang bertajuk "Jababeka Morotai Night".

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:00 WIB

OJK Perkirakan Potensi Kredit Macet Sulteng Rp4 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan memperkirakan potensi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di Sulawesi Tengah akibat gempa dan tsunami mencapai Rp4,063 triliun dari total Rp27 triliun kredit…