Industri Busana Muslim Indonesia Makin Dilirik Pasar Dunia

Oleh : Ridwan | Rabu, 20 Desember 2017 - 21:43 WIB

Dhyani Prima Owner dhy's Busana Muslim (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)
Dhyani Prima Owner dhy's Busana Muslim (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Industri busana muslim Indonesia terus berkembang sangat pesat dan berdaya saing. Mengingat, semakin dikenal dan diakuinya kreativitas para perancang busana muslim nasional di kancah internasional.

"Kami menargetkan di tahun 2020 Indonesia akan menjadi core areabusana muslim dunia," ujar Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementeriam Perindustriam, Gati Wibawaningsih di Jakarta (20/12/2017).

Ia menambahkan, potensi ekonomi industri busana muslim terlihat dari kontribusinya terhadap PDB yang mencapai Rp54 triliun dari total nilai Rp181 triliun rupiah dari sumbangan industri fesyen Tanah Air.

"Industri busana muslim diperkirakan menyerap tenaga kerja sebanyak 1,1 juta orang dari total 3,8 juta tenaga kerja industri fesyen," terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Organisasi Konferensi Islam (OKI), saat ini nilai ekspor industri busana muslim Indonesia diproyeksi mencapai USD7,18 miliar, berada di posisi ketiga terbesar dunia setelah Bangladesh (USD22 miliar) dan Turki (USD14 miliar).

"Indonesia termasuk dalam lima besar negara anggota OKI eksportir fesyen muslin di dunia, dengan nilai market shareberada pada angka 1,6 persen," kata Gati.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, konsumsi domestik tahun 2017 mencapai 1,8 ton, tahun 2020 ditargetkan akan berada pada angka 2,2 juta ton. "Kini Indonesia berada pada urutan ke-4 sebagai negara konsumen fesyen muslim terbesar di dunia," ungkap Gati.

Oleh karena itu, Kemenperin terus mendukung pertumbuhan industri busana muslim Indinesia, salah satunya melalui pameran baik di dalam maupun luar negeri.

"Semoga dengan pameran dapat mendukung program pemerintah dalam membangun industri busana muslim nasional," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Hermanto Dardak, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang mentargetkan jumlah 14.000 Insinyur Profesional hingga akhir masa Kepengurusannya.

Senin, 19 November 2018 - 10:00 WIB

14.000 Insinyur Indonesia Ditargetkan Tersertifikasi Hingga Akhir Tahun 2018

Organisasi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menargetkan sebanyak 14 ribu Insinyur Indonesia tersertifikasi hingga akhir tahun 2018. Ttarget tersebut diharapkan bisa tercapai saat kongres PII…

Link Net First Media. (Foto: IST)

Senin, 19 November 2018 - 09:54 WIB

Tunggak Miliaran, Tiga Perusahaan Ini Dicabut Izin Frekuensinya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencabut Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) 2,3 GHz dari tiga perusahaan yang menunggak bayaran sejak 2016. Mereka adalah PT First Media Tbk (KBLV),…

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) resmi memperkenalkan dealer Mazda, PT Majesty Auto Dinamika di Pulau Batam, pada Minggu, (18/11/2018).

Senin, 19 November 2018 - 09:42 WIB

Mazda Tambah Diler Baru di Batam

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) resmi memperkenalkan dealer Mazda, PT Majesty Auto Dinamika di Pulau Batam, pada Minggu, (18/11/2018).

UOB Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 09:28 WIB

UOB-BKPM Berkolaborasi Memfasilitasi Investasi Asing ke Indonesia

PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia), UOB China, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia menyelenggarakan ASEAN Investment Seminar di Guangzhou, yang dihadiri oleh lebih…

Kerjasama Indonesia-Belanda

Senin, 19 November 2018 - 09:23 WIB

Kerjasama Indonesia dan Belanda Fokus Implementasikan Proyek Kerjasama Bidang Keairan

Kerjasama bilateral Indonesia - Belanda dalam bidang Keairan telah berlangsung lama dan terus berkembang. Isu yang menjadi perhatian bersama diantaranya adalah perlindungan terhadap muara sungai…