Menperin- Ketua Majelis BKI Bahas Sektor Industri Perkapalan Nasional

Oleh : Ridwan | Jumat, 24 November 2017 - 14:48 WIB

Menperin- Ketua Majelis BKI Bahas Sektor Industri Perkapalan Nasional (Foto Ridwan)
Menperin- Ketua Majelis BKI Bahas Sektor Industri Perkapalan Nasional (Foto Ridwan)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan dari Ketua Majelis PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) beserta Direktur Utama PT BKI, Rudiyantara di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (24/11/2017).

PT Biro Klasifikasi Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa klasifikasi kapal nasional, survey statutoria, Independent business, dan safety assurance lainnya seperti sertifikasi, infeksi pada bidang-bidang kemaritiman.

"Dengan kebijakan pemerintah tentang pengembangan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional, PT BKI mendukung untuk berkontribusi positif dalam mensukseskan kebijakan tersebut," ujar Airlangga Hartarto melalui laman facebooknya @Airlangga Hartarto.

Selain itu, lanjutnya, dalam pertemuan tersebut kami juga berdiskusi mengenai gagasan dalam mensukseskan program Kementerian Perindustrian di bidang sertifikasi kompetensi SDM industri perkapalan, sertifikasi produk industri komponen kapal, industri maritim, dan sertifikasi desain kapal perikanan.

"Industri perkapalan mempunyai peran penting, mengingat karakteristiknya yang padat karya, padat modal dan padat teknologi. Oleh karena itu, perlu penanganan dan perhatian yang serius dari pemerintah sehingga mampu tumbuh dan berkembang," tuturnya.

Menteri Airlangga pun meyakini, industri perkapalan nasional akan semakin berdaya saing di tingkat global sejalan dengan peningkatan kapasitas dan pemanfaatan teknologi terkini.

Untuk itu, Kementerian Perindustrian telah memprioritaskan pengembangan sektor strategis ini karena berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Berdasarkan catatan Kemenperin hingga saat ini, jumlah galangan kapal di Tanah Air sebanyak 250 perusahaan dengan kapasitas produksi sebesar 1 juta DWT per tahun untuk membangun kapal baru dan mampu mencapai 12 juta DWT per tahun untuk reparasi kapal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…