Pemerintah Terus Kembangkan Sektor ESDM di Papua

Oleh : Ridwan | Rabu, 04 Oktober 2017 - 17:30 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wilayah Papua memiliki potensi energi dan mineral yang besar. Pemerintah terus berupaya untuk mengembangkan potensi yang ada sekaligus melakukan pembangunan infrastruktur energi secara berkeadilan sehingga masyarakat setempat mendapatkan manfaat yang maksimal.

Pengembangan sektor energi dan sumber daya mineral terus dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), seperti program listrik perdesaan, pembangunan pembangkit berbasis energi baru terbarukan, dan pemberian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Kegiatan sektor ESDM lainnya yang diharapkan dapat mengurai keterbatasan wilayah Papua yaitu, pembangunan jaringan gas kota, pemberian bantuan sarana air bersih (sumur bor air tanah) dan kebijakan BBM Satu Harga.

"Agar seluruh masyarakat dapat menikmati kesejahteraan, pemerintah melakukan pelbagai upaya, antara lain meningkatkan rasio elektrifikasi nasional yang saat ini sudah mencapai 92,8% persen atau di atas target 92,75 persen, menekan subsidi energi sebanyak mungkin tanpa mengorbankan daya beli masyarakat, juga membangun infrastruktur seperti jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga diberbagai wilayah Indonesia," ujar Menteri ESDM, Ignasius Jonan di Jakarta (4/10/2017).

Memberikan pasokan listrik bagi masyarakat kedua provinsi paling timur Indonesia itu, Pemerintah tahun ini hingga 2019 mendatang akan membangun tidak kurang 29 pembangkit listrik (20 pembangkit di Papua dan 9 pembangkit di Papua Barat) yang berbahan gas dan batubara.

"Selain tentunya membangun pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan di lokasi terpencil yang terpisah dari jaringan infrastruktur PLN dan pemberian lampu LTSHE untuk 16.394 keluarga di Papua Barat dan 120.894 keluarga di Papua," tambahnya.

Untuk membantu pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat, pemerintah saat ini mengalokasikan dana berupa dana desa, dana alokasi khusus, alokasi umum dan dana bagi hasil, sebesar masing-masing Rp42 triliun dan Rp15 triliun.

"Membangun Papua akan terus dikerjakan hingga Masyarakat Papua merasakan hal yang sama dengan sauadara-saudaranya di Jawa dan daerah lainnya," kata Jonan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ritual Cuci Jalan di Singkawang

Selasa, 19 Februari 2019 - 07:05 WIB

Ritual Cuci Jalan di Singkawang Diserbu Wisatawan

Meski puncak acara baru 19 Februari, rangkaian kegiatan Festival Cap Go Meh Singkawang, Kalimantan Barat, sudah diserbu wisatawan. Salah satu ritual yang paling banyak diserbu adalah tolak bala…

Kredit Pintar (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Februari 2019 - 07:00 WIB

Kredit Pintar Perkuat Layanan Pendanaan Siapkan Aplikasi di Perangkat IOS

Kredit Pintar, perusahaan Peer-to-Peer Lending sebagai tempat bertemunya antara pendana dan peminjam dengan memanfaatkan Artificial Intellegence (AI) dalam penilaian kredit, meluncurkan aplikasi…

Hj. Irna Narulita Bupati Pandeglang di Tanjung Lesung- Foto- Industry.co.id

Selasa, 19 Februari 2019 - 06:30 WIB

rna Narulita: Bantuan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Korban Tsunami Pandeglang

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi penyaluran bantuan bencana tsunami yang mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia dan puluhan ribu tinggal di pengungsian.

PLN Ilustrasi

Selasa, 19 Februari 2019 - 06:08 WIB

Sektor Industri Dongkrak Penjualan Listrik PLN dalam 5 Tahun Terakhir

Pertumbuhan industri menjadi penopang utama peningkatan konsumsi listrik nasional dalam lima tahun terakhir. Tingginya kebutuhan listrik untuk industri ini mendongkrak penjualan listrik PT Perusahaan…

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Februari 2019 - 06:00 WIB

Dua BUMN Segera Bangun Terminal LNG di Banjarmasin dan Bali

Pertamina dan Pelindo sepakat untuk membangun Terminal LNG Teluk Lamong, Filing Station di Banjarmasin dan pengembangan Terminal Aspal Curah Cair di Benoa, Bali