Ramaikan JFW 2018, Epson Siap Dukung Perkembangan Industri Fashion dan Apparel

Oleh : Hariyanto | Kamis, 17 Agustus 2017 - 08:19 WIB

Epson Siap Dukung Perkembangan Industri Fashion dan Apparel
Epson Siap Dukung Perkembangan Industri Fashion dan Apparel

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perhelatan akbar bagi insan fashion, Jakarta Fashion Week (JFW) 2018 akan segera dimulai. Epson tahun ini akan kembali meramaikan hingar bingar catwalk JFW 2018.

Dalam rangkaian kegiatan Road to JFW 2018, Epson berkesempatan untuk mengadakan talkshow berupa sharing session dalam kegiatan Jakarta Fashion Week Factory & Cultural Visit Bali pada tanggal 9 Agustus 2017 yang lalu, di Hotel Harris Riverview Kuta yang dihadiri oleh komunitas fashion yang ada di Bali.

Dalam talkshow bertajuk "Epson for Advance Fashion & Apparel Industry", didukung oleh beberapa pembicara andal dibidangnya diantaranya Ai Syarif (Creative Advisor JFW), Tania Vania H.(Creative Director of Miss Poly – digital textile printing) dan Wujud Unggul ( Digital Printing Expert), serta Lina Mariani (Head of Commercial & Industry Epson Indonesia),dimana akan dibahas perkembangan terkini desain textile printing.

Kali ini Bali dipilih karena selain terkenal dengan pariwisatanya, Bali juga juga memiliki daya tarik tersendiri dalam dunia fashion.

"Ini adalah tahun ke-dua bagi Epson ikut serta dalam JFW. Ini merupakan salah satu wujud komitmen kami pula untuk mendukung perkembangan dunia fashion di Indonesia." ungkap Lina Mariani, Head of C&I Department Epson Indonesia dalam keterangan Pers yang diterima INDUSTRY.co.id Kamis (17/8/2017).  

Lina menjelaskan, Epson Indonesia siap melayani permintaan pasar Indonesia untuk printer F-series ini termasuk layanan purna jualnya. Selain talkshow, kegiatan ini juga menghadirkan demo mencetak desain keatas kain dengan teknik sublimedengan menggunakan Epson F6270.

JFW adalah pekan fashion tahunan terbesar di Asia Tenggara yang merupakan wadah bagi pelaku industri fashion yang identik dengan desain, gaya dan tren mode terkini. Acara bergengsi ini berpotensi mengantarkan industri fashion Indonesia untuk memasuki pasar fashion dunia.

Sementara, Miss Poly merupakan salah satu vendor yang menyediakan layanan digital textile printing untuk kain polyester/ synthetic telah membuktikan keuntungan dan kemudahan menggunakan digital textile printing untuk melayani berbagai kebutuhan dan keinginan pelanggan yang bervariasi, mulai dari fesyen hingga interior, baik retail maupun wholesale.

Bahkan Miss Poly menyediakan 80 jenis kain polyester, dimana Anda dapat mencetak kain tanpa ada minimum ataupun maksimum order.

Epson sebagai pemimpin dibidang digital imaging dan solusi cetak, semakin memperkuat komitmennya untuk mendukung perkembangan industri fashion dan apparel, sebagai salah satu industri kreatif yang terus tumbuh di Indonesia.

Epson dalam beberapa tahun terakhir, fokus mengembangkan digital textile printing. Kehadiran digital textile printing, seolah memberi angin segar dan kesempatan baru bagi dunia fesyen apparel, aksesori hingga interior. Misalnya, para desainer dapat menuangkan berbagai ide dan mewujudkan imajinasi mereka keatas kain tanpa batasan.

Salah satu produk unggulan Epson untuk digital textile printing adalah rangkaian printer SureColor F-series dengan teknologi terkini yang terdiri atas F6270 untuk media berukuran 44 inch serta F7270 dan F9270 untuk media berukuran 64 inch. Kelebihan dari printer F-series ini adalah mampu mencetak warna gradasi yang sukar dilakukan dengan teknik cetak tradisional seperti sablon.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Link Net First Media. (Foto: IST)

Senin, 10 Desember 2018 - 09:29 WIB

First Media Gandeng beIN SPORT Hadirkan Aplikasi Live Streaming Sepak Bola Terkemuka

First Media melakukan kolaborasi dengan beIN Sport menghadirkan aplikasi beIN SPORTS CONNECT yang dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan First Media.

Mentan Amran Sulaiman di tengah sawah

Senin, 10 Desember 2018 - 09:17 WIB

Anggaran Turun 12 T , Produksi Dan Ekspor Pertanian Melonjak

Jakarta - Seiring dengan kebijakan penghematan APBN, anggaran Kementan pada 2015 sebesar Rp 34 triliun, dan dipangkas Rp 12 triliun sejak 2016 sampai 2018 ini.

Lenovo perkenalkan Yoga C930 dan Yoga S730

Senin, 10 Desember 2018 - 09:10 WIB

Dukung Ekonomi Kreatif di Indonesia, Lenovo Perkenalkan Yoga C930 dan Yoga S730

Lenovo resmi memperkenalkan laptop premium terbaru dari keluarga Lenovo Yoga, yaitu Yoga C930 dan S730. Kedua laptop ini diciptakan dengan menggabungkan inovasi dan desain, dilengkapi berbagai…

Kebun Nanas (FotoDok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 08:44 WIB

Nanas Kediri Jatim Miliki Nilai Ekonomi Tinggi

Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menggerakkan sentra nanas di Kediri, Jawa Timur, karena memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk konsumsi maupun sebagai produk ekspor.

drg. Rian Hermawan Siloam Buton (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 08:40 WIB

Siloam Hospitals Buton Lakukan Seminar Pentingnya Pemeriksaan dan Perawatan Gigi Secara Berkala

Kesadaran sebagian masyarakat kita akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih tergolong sangat kurang. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 penduduk Indonesia yang…