140 Perusahaan-409 SMK Dilibatkan Program Vokasi Industri

Oleh : Ridwan | Jumat, 28 Juli 2017 - 09:21 WIB

Presiden Jokowi bersama Menperin tinjau hasil Industri Kerajinan nasional
Presiden Jokowi bersama Menperin tinjau hasil Industri Kerajinan nasional

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan program vokasi industri yang "link and match" antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia industri yang digagas Kementerian Perindustrian, pada Jumat (28/7/2017).

"Pada tahap ketiga ini, kami akan melibatkan sebanyak 140 perusahaan dengan 409 SMK," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Dalam kegiatan tersebut, akan dilakukan penandatanganan sebanyak 780 perjanjian kerja sama karena beberapa SMK dibina oleh lebih dari satu industri, sesuai dengan program keahlian yang dimiliki.

"Pada 2019, kami menargetkan program pendidikan vokasi industri ini akan melibatkan sebanyak 1.775 SMK dan 355 perusahaan dengan perkiraan jumlah lulusan tersertifikasi yang dihasilkan sebanyak 845.000 orang," tutur Airlangga.

Sejauh ini, Kemenperin telah meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri untuk wilayah Jawa Timur serta wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Hingga tahap kedua, kami sudah memfasilitasi kerja sama sebanyak 166 perusahaan dengan 626 SMK," sebut Airlangga. Program ini akan terus diluncurkan ke seluruh provinsi di Indonesia.

Karena pembangunan industri di Indonesia berbasis kewilayahan, maka pengembangan SMK-nya juga berbasis kewilayahan.

"Untuk itu, kami pun mengharapkan dukungan dan partisipasi yang kuat dari pemerintah daerah baik itu kabupaten/kota maupun provinsi," paparnya.

Diketahui, Kemenperin tengah menggalakkan transformasi pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini, melalui program pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri.

"Kami mendorong pendidikan kejuruan ini untuk diubah sistemnya, dari yang awalnya menitikberatkan ke pelajaran umum, menjadi spesialis. Jadi, siswa itu nanti belajar 50 persen di kelas dan 50 persen di industri," kata Airlangga.

Airlangga menjelaskan, saat ini lulusan dari sekolah tingkat menengah di Indonesia mencapai 3,3 juta siswa, sementara perguruan tinggi yang ada hanya mampu menyerap sebanyak 1,7 juta siswa.

Oleh karena itu, sekitar 1,6 juta siswa harus diarakan untuk masuk ke pasar kerja agar tidak menambah tingkat pengangguran.

"Namun, mayoritas dari mereka, setelah lulus belum siap bekerja," ungkapnya.

Kondisi ini, menurut Airlangga, karena fasilitas dan peralatan praktik yang dimiliki rata-rata SMK di Indonesia tertinggal dua generasi.

Dengan program link and match, diharapkan para siswa SMK bisa belajar secara langsung mesin produksi generasi saat ini yang digunakan oleh industri dalam proses produksinya.

"Misalnya, di industri otomotif, para siswa SMK akan diajarkan mengenai pengelasan dan permesinan. Dan, untuk industri petrokimia, tentunya siswa SMK dari program studi kimia. Jadi sesuai," imbuhnya.

Di dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri, disebutkan bahwa industri dapat membina sebanyak lima SMK di wilayahnya, dan setiap SMK bisa dibina lebih dari satu industri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 23 Mei 2018 - 06:17 WIB

Bank BRI Gandeng Kemenpan RB Fasilitasi BRI Corporate Card

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen dalam memfasilitasi kemudahan transaksi perbankan di lingkup kementerian maupun lembaga. Kali ini Bank BRI bekerja…

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Rabu, 23 Mei 2018 - 06:13 WIB

Direksi Perum Jamkrindo Berkunjung Ke Kantor Redaksi Kompas

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Direksi Perum Jamkrindo yang dipimpin oleh Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto ditemani oleh Direktur Binis Penjaminan Perum Jamkrindo Amin Mas'udi, Direktur Operasional…

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Rabu, 23 Mei 2018 - 06:07 WIB

Bank BRI Tangani Jasa Keuangan Pupuk Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., bersama dengan PT. Pupuk Indonesia (Persero) dan Group kembali memperkuat kerjasama bisnis berupa penanandatanganan Nota…

Gedung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)(setkab.go.id)

Rabu, 23 Mei 2018 - 06:01 WIB

Corporate Card Permudah Transaksi dan Pembayaran PNS PANRB

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kementerian PANRB bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) meluncurkan Corporate Card atau BRI Card. BRI Card tersebut berfungsi sebagai pengganti uang…

Peluncuran The New MINI John Cooper Works Countryman di GIIAS 2017

Rabu, 23 Mei 2018 - 05:50 WIB

Ini Deretan Mobil dan Motor Baru yang Bakal Mejeng di GIIAS 2018

Ajang pameran otomotif berskala internasional atau Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) segera digelar pada 2 hingga 12 Agustus mendatang di ICE BSD City, Serpong Tangerang. Dalam…