Penyidik Polda Kembangkan Informasi Dugaan Pretty Asmara Sebagai Mucikari

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 Juli 2017 - 05:08 WIB

Pretty Asmara bersama Pesinetron dan Pedangdut diamankan Polda Metro Jaya (Foto Ist)
Pretty Asmara bersama Pesinetron dan Pedangdut diamankan Polda Metro Jaya (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya mengembangkan dugaan kasus narkoba yang menjerat artis Pretty Asmara terkait kemungkinan adanya keterlibatan selebritis lain.

"Ada beberapa artis lokal dan artis nasional, kita sedang dalami lagi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (20/7/2017)

Argo mengatakan penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menduga Pretty sebagai fasilitator yang menghubungkan antara pembeli dengan pengedar narkoba, meskipun hasil tes urine negatif.

Penyidik juga menelusuri informasi yang muncul tentang dugaan Pretty sebagai mucikari, namun sejauh ini polisi menemukan indikasi artis perempuan itu terlibat pidana lain.

Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya meringkus Pretty bersama tujuh artis lainnya yakni Susi Susanti alias Sisi Salsabila (pemain film layar lebar), Emilia Yusuf (penyanyi dangdut), Erlin Susanti (penyanyi dangdut), Melly Abtianingsih alias Melly Karlina (penyanyi dangdut).

Kemudian Asri Handayani (pesinetron), Gladyssta Lestita (model), Daniar Widiana (penyanyi pop) dan seorang pria Hamdani Vigakusumah Sueradinata alias Dani, sedangkan lainnya bernama Alvin yang diduga pemesan narkoba masih buron.

Petugas menangkap para tersangka di lobi dan KTV Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat pada Minggu (16/7).

Argo menuturkan tersangka Alvin memesan narkoba jenis sabu-sabu, ekstasi dan pil "happy five" sebesar Rp25 juta kepada Pretty untuk pesta narkoba di KTV Hotel Grand Mercure.

Dari penggeledahan di KTV dan Kamar 2138 Hotel Grand Mercure, polisi menyita sebungkus plastik klip berisi 0,92 gram sabu, sebungkus plastik klip sabu seberat 1,12 gram, 23 butir ekstasi dan 48 butir happy five.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Kominfo Rudi Antara saat membuka Rakornas dan Lokakarya Perkumpulan Gerakan Kebangsaan

Senin, 17 Desember 2018 - 11:01 WIB

Cerita Kominfo Saat Memblokir Konten Tiktok

Jakarta - Tiktok sempat kelimpungan saat diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika, pasalnya waktu itu mengandung konten yang bertentangan dengan Undang-undang di Indonesia.

Agi Sugianto, Naratama, Rumy Azis, Seno M Hardjo, dan Rahayu Kartawiguna Dalam Sesi Diskuis yang Diselenggarakan oleh Forum Wartawan Hiburan (Forwan) Indonesia

Senin, 17 Desember 2018 - 10:48 WIB

Meski Berat Peluang Musik Indonesia Tetap Terbuka di Era Industri 4.0

Meski tantangan yang dihadapi semakin berat, peluang musik (musisi) Indonesia untuk ambil bagian secara ekonomi tetap terbuka di Era Industry 4.0. Demikian kesimpulan secara global hasil diskusi…

Ruang menyusui (Foto Beritasatu)

Senin, 17 Desember 2018 - 10:45 WIB

K3: Perusahaan Wajib Menyediakan Ruang ASI

Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga menyosialisasikan pentingnya implementasi budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lingkungan kerja dalam rangka…

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan

Senin, 17 Desember 2018 - 10:37 WIB

Rasio Elektrifikasi 99,9% Tahun 2019, Menteri Jonan: Jangan Sampai Ada Masyarakat yang Belum Menikmati Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan bahwa target rasio elektrifikasi 99,9% di tahun 2019 bertujuan agar jangan sampai ada masyarakat Indonesia yang belum…

Raffi Ahmad (paling kiri) bersama pemain film 'After Met You' yang akan beredar awal Januari 2109

Senin, 17 Desember 2018 - 10:24 WIB

Raffi Ahmad Segera Luncurkan Film Terbaru After Met You

Setelah menggarap film horor berjudul Tumbal Nyai : Part Nyai, kini Raffi Ahmad melalui perusahaan fimnya RA Pictures kembali memproduksi film terbarunya berjudul After Met You. Film ini diangkat…