Central Omega Mulai Ekspor Perdana Produk Smelter ke China

Oleh : Hariyanto | Selasa, 04 Juli 2017 - 14:12 WIB

PT Central Omega Resources Tbk (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
PT Central Omega Resources Tbk (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - PT Centra Omega Resources Tbk telah mengekspor perdana produk smelter yang berlokasi di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, ke perusahaan asal China, Macrolink Resources Development And Investment Co. Ltd.

Direktur Feni Silviana Budiman melalui keterbukaan informasi BEI, Selasa (4/7/2017) mengatakan, perjanjian jual beli produk smelter ini dilakukan oleh PT COR Industri Indonesia (CORII) dan Macrolink Resources.

"CORII akan mengekspor ferro nikel sebanyak 7.000 metrik ton ke Macrolink Resources," kata Feni.

Feni menambahkan penandatanganan perjanjian jual beli ferro nikel yang dilakukan pada 23 Juni 2017, telah sesuai dengan target waktu dalam proyeksi keuangan perseroan.

PT CORII merupakan anak perusahaan yang 60% sahamnya dimiliki oleh Centra Omega. Sementara Microlink Resources adalah perusahaan yang bergabung dalam grup usaha Macrolink Group.

Macrolink Group melalui salah satu anak perusahaannya, yakni PT Macrolink Nickle Development memiliki 40% saham PT CORII.

Pada perdagangan saham pukul 11.15 WIB, harga saham perusahaan dengan kode emiten DKFT turun 20 poin ke Rp428, dengan volume 458.900.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Muffest (Foto Herlambang)

Senin, 24 Februari 2020 - 11:10 WIB

Gelaran MUFFEST 2020 Bukukan Nilai Transaksi Capai Rp43 Miliar

Gelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 memecahkan rekor. Selama pelaksanaan, jumlah pengunjung mencapai 54.671 orang dengan nilai traksaksi mencapai Rp43,7 miliar ditopang oleh transaksi…

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melepas ekspor bus karoseri Laksana ke Bangladesh

Senin, 24 Februari 2020 - 10:45 WIB

Ganjar Pranowo Lepas Ekspor Bus Karya Anak Bangsa ke Bangladesh

Karya anak bangsa kini makin moncer di dunia internasional. Kali ini, 10 bus double decker bikinan karoseri Laksana dari Semarang, Jawa Tengah, dikirim ke Bangladesh.

Bank DKI (Foto Ist)

Senin, 24 Februari 2020 - 10:26 WIB

Menanti IPO Bank DKI Bidik 10-20 Persen Pendanaan

Bank DKI secara performance cukup baik, lihat saja aset mencapai Rp50,2 triliun per September 2019. Niatan Initial Public Offering (IPO) akan terlaksana juga.

Ilustrasi Pabrik Elektronik

Senin, 24 Februari 2020 - 09:45 WIB

Bahaya, Virus Corona Mulai Gerogoti Industri Elektronik Dalam Negeri

Industri elektronik mulai terkena dampak virus corona di mana terdapat penurunan aktivitas perdagangan dengan China.

Nasabah sedang memperlihatkan penggunaan BRISPOT

Senin, 24 Februari 2020 - 09:32 WIB

BRI Bekali Tenaga Pemasar dengan Fitur Cash Pick Up

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus melakukan terobosan baru dalam upaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada nasabahnya. Melalui fitur terbaru BRISPOT cash pick up transaction,…