Kinerja Prabowo Dianggap Mampu Tempatkan Militer Indonesia Nomor 1 di ASEAN

Oleh : Kormen Barus | Senin, 20 Desember 2021 - 10:09 WIB

Menhan Prabowo Subianto
Menhan Prabowo Subianto

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Director Survey & Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara mengatakan, kinerja Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) tidak perlu diragukan. Menurutnya, Prabowo mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Menhan di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Selain mampu menjaga kedaulatan di dalam negeri, Prabowo kata Igor juga bisa menempatkan Indonesia sebagai kekuatan militer nomor satu di Asia Tenggara. Indonesia mampu mengalahkan Vietnam, Thailand hingga Malaysia.

"Kinerja Pak Prabowo sebagai Menhan sangat bagus karena dia sebagai Menhan misalnya bisa menempatkan angkatan militer atau kekuatan militer kita nomor satu di ASEAN. Bahkan untuk ukuran dunia posisi Indonesia juga sangat strategis, itu bukan prestasi yang main-main," kata Igor di Jakarta, Minggu (19/12).

Igor menuturkan, bergabungnya Prabowo ke kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin merupakan sebuah langkah positif bagi pemerintah. Karena selain dikenal secara ketokohan, mantan Danjen Kopassus itu memiliki track record yang diakui oleh dunia.

"Itu sebabnya misalnya dalam pengadaan alutsista, Indonesia menempati posisi pertama dibanding dengan negara-negara ASEAN. Kekuatan militer Indonesia juga diakui oleh lembaga think tank internasional sebagai kekuatan militer yang cukup dahsyat," ujarnya.

Dalam hal penanganan Covid-19, Menhan Prabowo Subianto juga memiliki peran yang strategis. Dikatakan Igor, hal itu terlihat dari banyaknya fasilitas di Kementerian Pertahanan dikerahkan untuk membantu menangani pasien Covid-19.

"Kita tahu fasilitas di Kemenhan banyak digunakan untuk penanganan Covid-19. Misalnya pendirian rumah sakit darurat untuk menampung para psien," imbuhnya.

Masih dikatakan Igor, berdasarkan banyak survei kinerja Menhan Prabowo kerap menduduki peringkat nomor satu. Dan hal itu merupakan sebuah prestasi karena tidak semua menteri Jokowi mendapatkan predikat serupa.

"Kinerja Pak Prabowo di kabinet Jokowi-Maruf itu nomor satu. Banyak survei yang yang mengatakan itu, tidak hanya satu dua," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.

Bank BTN meraih fasilitas pinjaman dari Japan International Cooperation atau JICA, Citi Bank, dan BCA. Adapun nilai pinjamannnya sebesar USD 100 juta. Dana segar tersebut rencananya akan disalurkan BTN ke masyarakat khususnya segmen milenial dalam bentuk KPR non subsidi.

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:12 WIB

Pembiayaan Rumah Rakyat, Bank BUMN Jawara KPR Ini Dapat Dukungan Pendanaan dari JICA, Citi Bank dan BCA

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapat dukungan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Citi Bank dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai total USD 100 juta…

PT Pegadaian

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:01 WIB

Tanggapan Pegadaian Atas Pemberitaan Tentang Gugatan Hak Cipta Tabungan Emas

Jakarta- PT Pegadaian menanggapi pemberitaan media tentang adanya gugatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap PT Pegadaian atas dugaan pelanggaran hak cipta layanan Tabungan Emas…