INDUSTRY.co.id - Jakarta - Standard Chartered Bank akan memanfaatkan keunggulan jejaring kantor-kantor cabang untuk mengoptimalisasi potensi dari Forum Kerja sama Satu Ikatan dan Satu Jalan atau One Belt One Road (OBOR) bagi Indonesia.

Advertisement

"Kami mempunyai pengetahuan mengenai pasar lokal sehingga bagi investor yang ingin masuk ke Indonesia kami bisa menyajikan pendapat mengenai bagaimana regulasi di Indonesia," kata Country Head Corporate and Institutional Banking Standard Chartered Indonesia, Ruddy Wangsawidjaja dalam temu awak media di Jakarta, Rabu (31/5/2017)

Hal tersebut juga berlaku sebaliknya, misalnya Standard Chartered di China mempunyai pengetahuan mengenai investor-investor di sana yang berniat untuk investasi ke Indonesia.

Advertisement

"Antara kami dan 'network' akan saling mengisi, itu kelebihan kami sebagai bank internasional," kata Ruddy.

Sebagaimana diketahui, OBOR digagas Pemerintah China pada 2013 untuk mempromosikan perdagangan bebas dan konektivitas negara-negara di Asia, Afrika dan Eropa. Inisiatif OBOR melibatkan 63 persen populasi dunia dan 29 persen dari produk domestik bruto (PDB) global.

Advertisement

Standard Chartered menilai OBOR memberikan dampak positif bagi Asia terutama terkait dengan investasi sektor infrastruktur dengan estimasi kebutuhan delapan triliun dolar AS pada kurun 2010-2020 untuk mempertahakan momentum pertumbuhan kawasan saat ini.

Ruddy menegaskan, pihaknya berkomitmen memajukan perekonomian di Indonesia terkait dengan OBOR. "Karena kami juga membiayai proyek manufaktur, besi dan telekomunikasi, yang industrinya itu banyak terjadi di lokal," kata dia.

Advertisement

Sementara itu, Country Head of Cash Transaction Banking Standard Chartered China, Jiwei Ye, mengatakan OBOR merupakan inisiatif global terkini, di mana lebih dari 60 negara terlibat, dengan dampak potensial yang besar.

Dia mengatakan OBOR menjadi relevan bagi Standard Chartered karena kepemilikan kantor cabang di 46 negara dari lebih dari 60 negara yang terlibat dalam OBOR.

"OBOR merupakan inisiatif yang strategis bagi kami. Standard Chartered bisa mengoneksi orang-orang atau negara yang terlibat dalam OBOR itu, atau klien yang bisa berinvestasi di negara lain, serta ada produk-produk untuk mendukung kebutuhan tersebut, misalnya membantu ekposr-impor dan pembiayaan," kata Jiwei.